IMC Ingatkan Jokowi Jangan Akrab dengan Mafia Migas

Laban Laisila

Jum'at, 12 September 2014 | 17:07 WIB
IMC Ingatkan Jokowi Jangan Akrab dengan Mafia Migas
Joko Widodo menjawab pertanyaan wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (10/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Indonesia Monitoring Center (IMC) mendesak presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla menjauhi para mafia minyak dan gas agar terwujud pemerintahan yang bersih.

"Kami berharap orang-orang yang mengisi pemerintahan Jokowi-JK dari kalangan profesional dan orang-orang yang bersih, punya integritas dan kapabilitas," kata Direktur IMC A.H. Wakil Kamal dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (12/9/2014).

Menurut Kamal, Jokowi harus menepati janjinya selama kampanye yang mengusung revolusi mental.

Kamal mengatakan ada sejumlah pos kementerian yang harus benar-benar diisi oleh orang-orang yang bersih yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, dan kementerian-kementerian bidang ekonomi.

"Sebaiknya posisi penting diisi oleh orang-orang profesional dan jangan dari partai politik. Itu rentan untuk dijadikan pos mengumpulkan dana-dana politik," ujarnya.

Kamal menambahkan IMC meminta Jokowi-JK lebih jeli melihat rekam jejak dalam menentukan orang-orang yang akan duduk di dalam kabinetnya.

"Jokowi harus segera deklarasi bahwa orang-orang di sekitarnya bersih dari mafia-mafia dan orang yang terlibat korupsi. Masih banyak anak bangsa yang bersih seperti akademisi dan praktisi agar kabinet mendatang bersih dan berwibawa," ujar Kamal.

"Ini sekedar masukan, kami mendesak juga pemerintahan Jokowi tidak ada intervensi dari siapapun termasuk dari Ibu Megawati. Jokowi jangan mau diintervensi siapapun karena Jokowi bukan presiden untuk PDIP arau presiden partai koalisi tetapi presiden untuk Indonesia," tambahnya.

Menurut Kamal, agar bisa memilih orang-orang yang bersih dalam pemerintahannya, Jokowi sebaiknya bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melihat rekam jejak mereka.

"Kami menyarankan kepada Jokowi-JK dalam membentuk kabinet akan datang berkoordinasi dengan KPK, apakah pernah tersangkut atau diduga terlibat korupsi serta koordinasi dengan PPATK," kata Kamal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilih Calon Menteri, Jokowi-JK Diminta Hubungi KPK

Pilih Calon Menteri, Jokowi-JK Diminta Hubungi KPK

News | Jum'at, 12 September 2014 | 16:40 WIB

Tolak Kenaikan Gaji Menteri, Jokowi: Mau Cari Gaji Besar, di Swasta Saja

Tolak Kenaikan Gaji Menteri, Jokowi: Mau Cari Gaji Besar, di Swasta Saja

News | Jum'at, 12 September 2014 | 14:14 WIB

Jokowi Tidak Pede Pakai Safari

Jokowi Tidak Pede Pakai Safari

News | Jum'at, 12 September 2014 | 13:58 WIB

Jokowi-JK Beda Pendapat Soal Gaji Menteri

Jokowi-JK Beda Pendapat Soal Gaji Menteri

News | Kamis, 11 September 2014 | 18:32 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB