Perangko Tintin di Pulau Komodo Diluncurkan di Belgia

Ruben Setiawan

Rabu, 24 September 2014 | 08:46 WIB
Perangko Tintin di Pulau Komodo Diluncurkan di Belgia
Ilustrasi perangko bergambar TIntin. (Shutterstock)

Suara.com - Perangko edisi khusus Tintin di Kemayoran dan Tintin di pulau Komodo diluncurkan dalam rangka memperingati hubungan bilateral Indonesia - Belgia yang ke 65 tahun, menjadi perangko resmi komunikasi KBRI Brussel di seluruh wilayah Belgia.

KBRI Brussel bekerjasama dengan Museum Herg dan Moulinsart, perusahaan pemegang lisensi karya cipta Herge, serta Perusahaan Pos Belgia (B-Post) mendesain khusus perangko resmi Belgia dengan menggunakan gambar yang diambil dari dua adegan komik Tintin, demikian Counsellor KBRI Brusel, Riaz J.P. Saehu, Rabu (24/9/2014).

Siapa yang tak kenal Tintin, wartawan sekaligus petualang dengan potongan rambut jambulnya yang khas, dan sahabat-sahabat yang selalu setia menemani, yaitu Snowy, Kapten Haddock, Professor Calculus, dan si kembar Thompson dan Thompson.

Semua tokoh-tokoh ini berasal dari serial komik "Petualangan Tintin" buatan artis dan kartunis asal Belgia yang bernama Georges Remi atau lebih dikenal dengan panggilan Herg. Namun demikian, tidak banyak yang tahu bahwa Tintin dkk pernah ke Indonesia.

Dalam salah satu seri Petualangan Tintin, "Penerbangan 714 Ke Sydney", Tintin, Snowy, Kapten Haddock dan Professor Calculus, mendarat di Bandar Udara Internasional Kemayoran, Jakarta, untuk pemberhentian terakhir penerbangan 714 dari London sebelum menuju ke Sydney.

"Itu! Lihat! Kemajoran!...Apakah ini Djakarta atau bukan?", kata Professor Calculus kepada Tintin dan Kapten Haddock. Dalam petualangannya di Indonesia, Tintin dkk kemudian berada di sebuah pulau di Nusa Tenggara Timur dimana untuk pertama kalinya mereka melihat Komodo. "Apa itu?" tanya Kapten Haddock. "Itu Komodo!" jawab Tintin.

Dikemas sebagai bagian dari Resepsi Diplomatik memperingati HUT RI ke-69, peluncuran perangko secara resmi dilakukan di Brussels Square Panoramic Hall oleh Dubes RI untuk Belgia, Uni Eropa dan Luksemburg, Arif Havas Oegroseno, Direktur beserta para desainer dari Museum Herg dan Moulinsart, serta Wakil Menteri Luar Negeri Belgia, Dubes Jan Van Dessel.

Disaksikan Dubes negara-negara sahabat yang berada di Brussel, Anggota Parlemen Eropa dan Komisi Eropa, serta tokoh-tokoh Masyarakat Belgia, akademisi, kalangan pengusaha, penggiat seni budaya, acara berlangsung meriah dan mendapatkan banyak pujian atas kreatifitas KBRI Brussel dalam memanfaatkan Tintin sebagai simbol persahabatan Indonesia dan Belgia.

Menurut Dubes, 2014 adalah tahun yang penting dalam hubungan Indonesia dan Belgia, karena banyak inisiatif di bidang politik, ekonomi, pendidikan dan budaya yang dilakukan dalam empat tahun terakhir ini.

Dubes menyinggung salah satu capaiannya hubungan investasi Indonesia dan Belgia yang tercermin dari masuknya investasi sebesar 10 Juta Euro oleh Solvay, perusahaan berbasis teknologi asal Belgia di Indonesia.

Selain itu dibentuknya program studi kajian Islam S2 pertama yang penyusunan kurikulumnya dibantu sepenuhnya Indonesia di universitas Katholik tertua di Eropa, Katholieke Universiteit Leuven.

Dubes Havas menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Uni Eropa (UE) memiliki arti penting pada 2014 dimana mulai 1 Mei lalu, telah berlaku Perjanjian Kemitraan dan Kerjasama Indonesia Uni Eropa atau "Framework Agreement on Comprehensive Partnership and Cooperation" (PCA) setelah parlemen dari 28 negara anggota UE dan Parlemen Eropa serta Indonesia meratifikasi perjanjian.

"Indonesia adalah negara Asia dan ASEAN pertama yang memiliki perjanjian PCA dengan Uni Eropa hal ini mengapresiasi upaya Indonesia dalam penghormatan HAM dan demokrasi, serta menilai bahwa Indonesia merupakan salah satu model yang tepat bagi UE dalam mencari bentuk multikuturalisme.

PCA diharapkan juga akan meningkatkan hubungan "people to people" khususnya antar masyarakat madani serta kerjasama ranah investasi, perdagangan, dan pendidikan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Versi Awal Popeye hingga Tintin Bebas Dipakai Mulai 2025

Versi Awal Popeye hingga Tintin Bebas Dipakai Mulai 2025

Your Say | Sabtu, 21 Desember 2024 | 12:27 WIB

Terkini

Jeruk Makan Jeruk? Yusril Ingatkan Jaksa Patuhi Aturan di Perkara Febrie Adriansyah

Jeruk Makan Jeruk? Yusril Ingatkan Jaksa Patuhi Aturan di Perkara Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:45 WIB

Fakta Baru Kasus Little Aresha, Terungkap Bukti Foto Anak Diikat di Daycare Sudah Sejak 2022

Fakta Baru Kasus Little Aresha, Terungkap Bukti Foto Anak Diikat di Daycare Sudah Sejak 2022

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:42 WIB

Mendikdasmen Larang Perpeloncoan di MPLS 2026, Simak Pesan Lengkap Abdul Muti

Mendikdasmen Larang Perpeloncoan di MPLS 2026, Simak Pesan Lengkap Abdul Muti

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:37 WIB

Tak Hanya Menambah Pohon, Mengapa Kota Perlu Mengelola Ruang Hijau Secara Lebih Cerdas?

Tak Hanya Menambah Pohon, Mengapa Kota Perlu Mengelola Ruang Hijau Secara Lebih Cerdas?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:36 WIB

Cegah Konflik Kepentingan, Benny K Harman Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

Cegah Konflik Kepentingan, Benny K Harman Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:33 WIB

Kemensos Perketat Penyaluran Bansos, Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima

Kemensos Perketat Penyaluran Bansos, Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:29 WIB

Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro

Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:27 WIB

Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik

Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:20 WIB

Bukan Emas Biasa, KPK Ajak Ahli Antam dan Pegadaian Cek 55 Kg Platinum Bupati Langkat

Bukan Emas Biasa, KPK Ajak Ahli Antam dan Pegadaian Cek 55 Kg Platinum Bupati Langkat

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:08 WIB

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:52 WIB

×