Kemensos Perketat Penyaluran Bansos, Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 13 Juli 2026 | 15:29 WIB
Kemensos Perketat Penyaluran Bansos, Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima
ilustrasi penyaluran bansos. (Defrino Maasy/Unsplash)
baca 10 detik
  • Kemensos mencabut bantuan sosial bagi kelompok masyarakat tidak layak, seperti ASN, pegawai BUMN, dan pelaku judi online.
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf melakukan konsolidasi data bersama BPS agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan akurat.
  • Pemerintah menindak tegas hampir 600 ribu penerima bantuan yang terdeteksi aktif bermain judi online berdasarkan temuan PPATK.

Suara.com - Kementerian Sosial mencabut pemberian bansos kepada sejumlah kelompok masyarakat yang tercatat sebagai negative list, di antaranya pemain judi online (judol), pegawai ASN dan pegawai BUMN. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan kalau pihaknya terus lakukan konsolidasi penyesuaian bansos agar tepat sasaran sesuai dengan data yang terus diperbatui oleh Badan Statistik Nasional (BPS). 

"Yang masuk negative list ya tidak kita salurkan lagi. Misalnya yang judol, yang ASN, pegawai BUMN. Ini kan kita konsolidasi terus itu. Ini terus kita lakukan. Dan yang naik kelas juga enggak, yang salah sasaran juga enggak kita salurkan," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Ia menekankan bahwa Kemensos akan selalu bersikap tegas terhadap penerima bansos yabg justru menggunakan bantuan negara untuk bermain judol. Berdasarkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada 2025 disampaikan bahwa hampir 600 ribu penerima bansos terdeteksi aktif bermain judol.

Dari jumlah tersebut, hanya puluhan ribu di antaranya yang tetap disalurkan bansosnya sambil dilakukan pengawasan. 

"Ada beberapa yang tetap kita salurkan, tapi kita awasi. Sampai sekarang belum ada laporan lagi. Tapi sebagian besar yang main judol sudah kita tidak salurkan lagi, kemarin itu kan ada hampir 600 ribu kemudian sekitar puluhan ribu aja yang kita tetap salurkan karena setelah diverifikasi benar-benar membutuhkan," ujarnya.

"Tapi dengan catatan tidak boleh mengulang lagi untuk main judul. Mungkin karena mereka enggak tahu atau cuma main-main dan lain sebagainya yang mungkin juga enggak besar, seribu-dua ribu," lanjut Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan, apabila terdeteksi masih mengulangi kesalahan yang sama, maka bansos akan sepenuhnya dicabut. 

"Setelah kita lihat memang dia butuh bansos ya kita tetap salurkan setelah melakukan projek. Tapi jika ini diulang lagi kita tidak akan berikan lagi selamanya," tegasnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa uang tunai dari bansos tidak boleh digunakan di luar kebutuhan sehari-hari seperti membeli makanan. Selain untuk judol, bansos juga tidak boleh untuk membayar utang juga membeli rokok.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK

Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:03 WIB

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:37 WIB

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:41 WIB

Terkini

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Dimeriahkan Dewa 19 hingga Jamrud, Remember Fest 2026 Satukan Film, Musik, dan Budaya Pop

Dimeriahkan Dewa 19 hingga Jamrud, Remember Fest 2026 Satukan Film, Musik, dan Budaya Pop

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi

Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:51 WIB

×