Pengamat: Sikap Demokrat dalam Sidang RUU Pilkada Dinilai Pencitraan

Achmad Sakirin

Jum'at, 26 September 2014 | 13:34 WIB
Pengamat: Sikap Demokrat dalam Sidang RUU Pilkada Dinilai Pencitraan
Rapat Paripurna pengambilan keputusan penetapan RUU Pilkada berlangsung ricuh di ruang sidang Nusantara II DPR RI Jakarta, Jumat (26/9) dinihari. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sikap Partai Demokrat yang menunjukkan diri sebagai pemain kunci dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) di DPR semalam, dinilai sebagai pencitraan.

Hal itu dikatakan Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Firman Noor di Jakarta, Jumat (26/9/2014).

"Demokrat menjadi kunci dengan menunjukkan diri tidak mau ke mana-mana dan berusaha di tengah. Tapi bisa juga sikap ini adalah pencitraan saja," katanya.

Firman juga menyatakan, Partai Demokrat seolah merupakan mitra penting bagi Koalisi Merah Putih untuk memenangkan opsi pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Namun, penilaian berbeda mendukung pemilihan langsung dengan mengajukan persyaratan, telah membuat situasi berbalik dengan memberikan angin segar bagi koalisi PDI Perjuangan.

"Ternyata, opsi yang diusulkan Partai Demokrat tidak dipilih. Meskipun ada dukungan dari PDI Perjuangan dan ada kesepakatan saat lobi, Demokrat tetap 'walk out'. Hal itu jelas berat bagi PDI Perjuangan," tuturnya.

Hal itu, menurut Firman, kemungkinan akan menjadi ciri khas bagi Partai Demokrat. Karena sudah pernah ada rekam jejak seperti itu, bukan tidak mungkin Partai Demokrat akan mengulang sikapnya tersebut.

"Namun, di DPR periode berikutnya Demokrat tidak sekuat sebelumnya karena hanya memiliki 61 kursi. Mungkin Demokrat akan membuat cerita lain lagi," katanya.

DPR akhirnya menyetujui RUU Pilkada untuk disahkan menjadi undang-undang dengan pemilihan dilakukan oleh DPRD. Keputusan itu diambil melalui voting setelah musyawarah yang beberapa kali diskors untuk lobi antarfraksi tidak mencapai kata mufakat.

Sidang paripurna DPR untuk menyetujui RUU tersebut berjalan cukup alot dan berlangsung hingga dini hari. Fraksi Partai Demokrat sempat mengusulkan pemilihan langsung dengan 10 persyaratan, salah satunya adalah calon kepala daerah diseleksi terlebih dahulu di DPRD. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Ganjar, Ahok Juga Ogah Maju di Pilkada lagi Kalau Lewat DPRD

Selain Ganjar, Ahok Juga Ogah Maju di Pilkada lagi Kalau Lewat DPRD

News | Jum'at, 26 September 2014 | 13:01 WIB

Ganjar Pranowo Tak Mau Nyalon Lagi Kalau Pilkada lewat DPRD

Ganjar Pranowo Tak Mau Nyalon Lagi Kalau Pilkada lewat DPRD

News | Jum'at, 26 September 2014 | 12:23 WIB

Ahok: Pilkada Tak Langsung Bukti Inkonstitusi Demokrasi

Ahok: Pilkada Tak Langsung Bukti Inkonstitusi Demokrasi

News | Jum'at, 26 September 2014 | 11:46 WIB

Sikapi RUU Pilkada, Pengamat: Demokrat Memainkan Politik 'Dramaturgi'

Sikapi RUU Pilkada, Pengamat: Demokrat Memainkan Politik 'Dramaturgi'

News | Jum'at, 26 September 2014 | 11:38 WIB

SBY Siap Gugat UU Pilkada

SBY Siap Gugat UU Pilkada

News | Jum'at, 26 September 2014 | 11:12 WIB

Terkini

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:49 WIB

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:37 WIB

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00 WIB

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:54 WIB

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:45 WIB

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:49 WIB

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

×