Panggung Ponpes Ambruk Puluhan Santri Terluka

Achmad Sakirin | Suara.com

Minggu, 28 September 2014 | 17:27 WIB
Panggung Ponpes Ambruk Puluhan Santri Terluka
Ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ma'had Mubarok, di Seberang Kota Jambi, mengalami luka-luka akibat panggung asrama ambruk dari ketinggian empat meter.

Hasil pantauan di lokasi kejadian, Minggu (28/9/2014), akibat kejadian itu sebanyak 60 santriwati baru (santri perempuan) Ponpes Ma'had Mubarok mengalami luka dilarikan ke rumah sakit umum dan Pukesmas setempat.

Untuk korban yang mengalami luka serius dilarikan ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi ada sebanyak 23 orang sedangkan sisanya 27 orang dirawat di Pukesmas Pelayangan yang berada dekat ponpes tersebut.

Korban yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi adalah korban luka patah tulang dan luka sobek serius di bagian tubuhnya, sedangkan korban yang dirawat di Pukesmas setempat adalah korban luka ringan.

Salah satu korban luka patah di bagian tulang dada yang dirawat di RSU Raden Mattaher Jambi, Utari (13) santriwati kelas I Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ponpes Ma'had Mubarok di ruangan Unit Gawat Darurat, mengatakan, kejadian itu begitu cepat karena mereka pada pukul 08.00 WIB sedang menggelar gotong-royong bersama.

"Saat itu saya dan semua santriwati baru kelas 1, sedang melakukan gotong royong membersihkan asrama yang sebagian berbentuk panggung kayu dan tiba-tiba saja ambruk ke bawah dan saya tidak ingat lagi apa yang terjadi dan kini sudah di rumah sakit saja," kata Utari.

Sedangkan santri senior, Mukmin mengatakan, kejadian itu sekitar puku 08.00 WIB, saat aktivitas santriwati melakukan gotong-royong bersama dan tiba-tiba saja panggung kayu itu roboh ke bawah. Mereka langsung tolong dan para santriwati yang menjadi korban dibawa ke rumah sakit dan Pukesmas.

Untuk korban yang dirawat di rumah sakit sebanyak 23 orang. Mereka menderita luka dan patah di bagian leher, dada, tangan, kaki dan luka robek pada beberapa bagian tubuh.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Bambang Sudarisman di lokasi kejadian mengatakan, jumlah korban luka sebanyak 60 siswi dan semua sudah mendapat pertolongan medis. Mereka sudah dirawat di rumah sakit dan Puskesmas setempat.

"Ini merupakan musibah dan semoga para korbannya bisa cepat sembuh, khusus para santriwati yang luka-luka agar mereka bisa kembali menuntut ilmu di ponpes tersebut," kata Bambang Sudarisman. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

12 Korban Tewas Ruko Ambruk Berhasil Diidentifikasi

12 Korban Tewas Ruko Ambruk Berhasil Diidentifikasi

News | Sabtu, 07 Juni 2014 | 18:10 WIB

Semua Korban Ditemukan, Evakuasi Ruko Ambruk Dihentikan

Semua Korban Ditemukan, Evakuasi Ruko Ambruk Dihentikan

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 22:45 WIB

Tim Evakuasi Ruko Roboh Masih Cari Tiga Korban Tertimbun

Tim Evakuasi Ruko Roboh Masih Cari Tiga Korban Tertimbun

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 07:58 WIB

Terkait Ruko Ambruk, Disnaker Samarinda Akui Kecolongan

Terkait Ruko Ambruk, Disnaker Samarinda Akui Kecolongan

News | Kamis, 05 Juni 2014 | 22:23 WIB

Satu Korban Ruko Ambruk Kembali Ditemukan

Satu Korban Ruko Ambruk Kembali Ditemukan

News | Kamis, 05 Juni 2014 | 18:07 WIB

Terkini

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:05 WIB

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:59 WIB

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:52 WIB

KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran

KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:43 WIB

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB