Pesawat AS Terbang 4.100 Kali untuk Perangi ISIS

Siswanto

Selasa, 30 September 2014 | 10:20 WIB
Pesawat AS Terbang 4.100 Kali untuk Perangi ISIS
Ilustrasi pesawat kargo militer jenis Hercules. [Shutterstock]

Suara.com - Pesawat Amerika Serikat setidaknya telah terbang sebanyak 4.100 kali di wilayah Irak dan Suriah sebagai bagian dari perang untuk menghancurkan kelompok Daulah Islam (atau dikenal juga dengan ISIS) sejak Agustus 2014, kata pejabat militer AS, Senin (29/9/2014) waktu setempat.

Misi penerbangan tersebut melakukan pengeboman, pesawat mata-mata, dan juga pengisian bahan bakar. Sebagai tambahan dari 4.000 penerbangan selama kurang dari dua bulan, pesawat tempur dari negara-negara Arab anggota koalisi anti-ISIS telah terbang sekitar 40 kali di Suriah sejak 23 September.

Dari 4.100 penerbangan itu, sebanyak 1.400 di antaranya berasal dari pesawat pengisi bahan bakar.

"Jumlah tersebut baru dimulai pada 27 September lalu," kata sumber militer Amerika Serikat yang dirahasiakan identitasnya oleh AFP.

Jika operasi tersebut terus dilakukan dalam skala seperti saat ini, maka jumlah penerbangan pesawat tempur Amerika Serikat di Irak dan Suriah akan dengan cepat melampaui misi yang sama di Libya tahun 2011 lalu.

Pada 2011 lalu, Amerika Serikat menerbangkan pesawat militer sebanyak 5.300 kali selama empat bulan di wilayah udara Libya.

Sementara untuk tahun ini, misi perang udara di Irak pada awalnya hanya dibatasi untuk melindungi kantor-kantor perwakilan Amerika Serikat di negara tersebut dari ancaman serangan kelompok Daulah Islam.

Namun pada September, Presiden Barack Obama kemudian menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memperluas aksi militer sampai ke Suriah untuk menghancurkan kelompok Daulah Islam. Dia juga membangun koalisi internasional untuk membantu misi tersebut.

Menurut keterangan Pentagon, pesawat tempur koalisi internasional telah menjatuhkan bom sebanyak 224 kali di Irak. Sementara di Suriah, serangan udara telah dilancarkan sebanyak 66 kali sejak 23 September lalu.

Di sisi lain, Pentagon juga membantah tuduhan sejumlah kelompok pembela hak asasi manusia yang menyatakan bahwa serangan udara telah membunuh warga sipil.

"Sampai saat ini, kami tidak menerima informasi yang membenarkan adanya korban sipil setelah serangan udara," kata juru bicara Pentagon, Kolonel Steven Warren.

Misi serangan udara Amerika Serikat di Irak dan Suriah diperkirakan telah menghabiskan uang negara sebanyak 780 juta sampai 920 juta dolar AS hingga 24 September 2014, demikian kata lembaga Center for Strategic and Budgetary Assessments. (AFP/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 70 Persen Tentara Amerika Tolak Operasi Militer ke Irak

Sebanyak 70 Persen Tentara Amerika Tolak Operasi Militer ke Irak

News | Senin, 29 September 2014 | 20:38 WIB

Belasan Tank Turki Bersiap Gempur Kota yang Dikuasai ISIS

Belasan Tank Turki Bersiap Gempur Kota yang Dikuasai ISIS

News | Senin, 29 September 2014 | 19:41 WIB

Suka Duka Seorang Gadis Cantik Bernama "ISIS"

Suka Duka Seorang Gadis Cantik Bernama "ISIS"

News | Senin, 29 September 2014 | 18:47 WIB

Pesawat AS Salah Sasaran, Korban Sipil Bergelimpangan

Pesawat AS Salah Sasaran, Korban Sipil Bergelimpangan

News | Senin, 29 September 2014 | 15:38 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

×