Orangtua Tawanan ISIS Minta Anaknya Dibebaskan

Achmad Sakirin | Suara.com

Minggu, 05 Oktober 2014 | 13:51 WIB
Orangtua Tawanan ISIS Minta Anaknya Dibebaskan
Seorang pria berdiri di atas reruntuhan gedung yang dihantam bom. [Antara/Reuters/Mahmoud Hebbo]

Suara.com - Orangtua seorang pekerja kemanusian Amerika yang ditahan gerilyawan Islamic State Iraq and Syria (ISIS) menyerukan pembebasan putranya melalui sebuah video.

Ed dan Paula Kassig asal Indianapolis, Indiana, mendesak pembebasan putra mereka Peter Kassig, 26 tahun diancam dalam satu rekaman video yang disiarkan Jumat oleh para gerilyawan yang mengaku dari ISIS yang kini berganti nama Islamic State (IS).

Kedua orang tua Kassig mengatakan melalui seorang seorang keluarganya bahwa ia ditangkap dalam perjalanannya ke kota Deir Ezzor, Suriah timur pada 1 Oktober 2013, Ia sedang melakukan tugas kemanusiaan melalui Special Emergency Response and Assistance, satu organisasi yang ia dirikan tahun 2012 untuk menangani para pengungsi dari Suriah, kata keluarga itu.

Kassig memeluk Islam ketika ditahan dan menganti namanya Abdul Rahman, kata utusan keluarganya. Dalam imbauan mereka bagi pembebasannya.

"Sebagai umat Muslim, di seluruh dunia termasuk putra kami Abdul-Rahman Kassig, merayakan Idul Adha, kepercayaan dan pengorban Nabi Ibrahim, dan kemurahan hati Allah, kami mengimbau mereka yang menahan putra kami menunjukkan kemurahan hati yang sama dan membebaskan dia," kata para orang tua Kassig dalam satu pernyataan tertulis.

Dalam video itu Paula Kassig, menyampaikan pesan pribadinya kepada putranya bahwa dia berharap akan bertemu.

"Kami akan sangat bangga pada Anda apa yang Anda telah lakukan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Suriah," kata Paula.

Kassig bertugas dalam Angkatan Darat AS dalam perang Irak sebelum diberhentikan, kata keluarga itu. Pentagon mencatat ia bertugas setahun dalam angkatan darat sebagai petugas patroli dan dikirim ke Irak dari April sampai Juli 2007.

Setelah meninggalkan militer, Kassig menjadi seorang medis darurat dan mengunjungi Lebanon Mei 2012, menjadi relawan rumah-rumah sakit dan merawat para pengungsi Palestina dan yang melarikan diri dari perang saudara hampir empat tahun di Suriah. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muslim Inggris Kutuk Pemenggalan Relawan Oleh ISIS

Muslim Inggris Kutuk Pemenggalan Relawan Oleh ISIS

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 03:28 WIB

Obama Kutuk Keras Pemenggalan Warga Inggris

Obama Kutuk Keras Pemenggalan Warga Inggris

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 11:44 WIB

Tangani ISIS, SBY Ajak Negara Barat dan Islam cari Solusi Permanen

Tangani ISIS, SBY Ajak Negara Barat dan Islam cari Solusi Permanen

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 06:00 WIB

ISIS Penggal Sandera Inggris Lagi

ISIS Penggal Sandera Inggris Lagi

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 05:25 WIB

Hadang ISIS, Turki Kirim Senjata ke Perbatasan Suriah

Hadang ISIS, Turki Kirim Senjata ke Perbatasan Suriah

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 00:45 WIB

AS Kehilangan Prajurit Pertama dalam Perang Melawan ISIS

AS Kehilangan Prajurit Pertama dalam Perang Melawan ISIS

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 13:11 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB