Perang Melawan ISIS Perlu Waktu 30 Tahun

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 07 Oktober 2014 | 06:36 WIB
Perang Melawan ISIS Perlu Waktu 30 Tahun
Anggota kelompok ISIS asal Inggris [Twitter]

Suara.com - Amerika Serikat harus mempersiapkan diri untuk melakukan perang dengan jangka waktu yang lama melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kepala CIA dan Pentagon, Leon Panetta mengatakan, perang melawan ISIS kemungkinan memerlukan waktu 30 tahun.

Kata dia, keputusan yang dilakukan Presiden Barack Obama untuk tidak melakukan tindakan apa-apa terkait perang saudara di Suriah membuat perang melawan ISIS semakin berat. Kelompok militan ini ‘lahir’ di Suriah dan ikut berperang melawan pemerintahan Suriah.

Panetta mengungkapkan hal itu menjelang peluncuran bukunya yang berjudul Worthy Fights: A Memoir of Leadership in War and Peace. Panetta mengungkapkan, keputusan Amerika untuk tidak mendorong pemerintah Irak lebih keras agar pasukan Amerika tetap bertahan di negara itu pada 2011 menimbulkan kekosongan sehingga Irak tidak bisa membela dirinya sendiri.

“Kekosongan itu yang membuat ISIS mulai berkembang. Penolakan Obama untuk mempersenjatai kelompok pemberontak di Suriah juga menjadi penyebab semakin kuatnya ISIS. Amerika akan berada di posisi yang lebih menguntungkan apabila mendukung kelompok pemberontak yang melawan Presiden Assad,” ujarnya.

Kelompok ISIS menguasai sebagian besar kota di Suriah dan Irak. Kelompok itu ingin membentuk negara kalifah di negara-negara Timur Tengah. Amerika dengan sejumlah negara sekutunya telah membentuk koalisi yang menggempur markas ISIS di Suriah dan Irak. (USAToday)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jet Tempur Australia Sudah Mulai Perangi ISIS

Jet Tempur Australia Sudah Mulai Perangi ISIS

News | Senin, 06 Oktober 2014 | 18:24 WIB

Bantu ISIS, Taliban akan Kirim Pasukan ke Suriah

Bantu ISIS, Taliban akan Kirim Pasukan ke Suriah

News | Senin, 06 Oktober 2014 | 04:00 WIB

ISIS Akan Serang Amerika dengan Virus Ebola

ISIS Akan Serang Amerika dengan Virus Ebola

News | Minggu, 05 Oktober 2014 | 21:02 WIB

Terkini

Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader

Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:46 WIB

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:40 WIB

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:36 WIB

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:32 WIB

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:31 WIB

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:23 WIB

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB