Agar Didukung Rakyat, Jokowi-JK Harus Beri Bukti Kerja

Siswanto

Kamis, 09 Oktober 2014 | 09:15 WIB
Agar Didukung Rakyat, Jokowi-JK Harus Beri Bukti Kerja
Sejumlah petinggi partai koalisi Indonesia Hebat bertemu melakukan konsolidasi membahas agenda menjelang pemilihan Ketua MPR di kediaman Megawati, Jakarta, Minggu (5/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Suraya, mengatakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak perlu khawatir dengan dominasi Koalisi Merah Putih di DPR dan MPR.

"Selama keduanya menjalankan program-program yang sudah dijanjikannya dalam kampanye sesuai dengan kepentingan rakyat," kata Suraya kepada suara.com, Kamis (9/10/2014).

Program-program pro rakyat yang nanti dijalankan Jokowi-JK, kata Suraya, akan menimbulkan kekuatan rakyat (people power).

"Dan people power yang muncul ini akan membela pemerintahan Jokowi-JK," kata Suraya.

Agar rakyat mengetahui bahwa Jokowi-JK menjalankan kepentingan rakyat, maka kedua pemimpin harus memberikan bukti kerja.

"Bukan hanya janji-janji. Jika rakyat sudah mendapatkan kebutuhannya terpenuhi maka dengan sendirinya mereka akan membela Jokowi-JK," ujar Suraya.

Terkait dengan proses penetapan paket pimpinan DPR/MPR periode 2014-2019, menurut Suraya telah memperlihatkan dua hal. Pertama proses musyawarah yang diamanatkan dalam Pancasila dan UUD 1945 tidak dijalankan.

"Kedua proses ini dihasilkan dengan sistem voting bukan musyawarah," katanya.

Rapat paripurna MPR menetapkan paket pimpinan MPR dari Koalisi Merah Putih sebagai Ketua dan Wakil Ketua. Paket Koalisi Merah Putih terdiri dari Zulkifli Hasan (PAN) sebagai Ketua MPR RI. Adapun wakilnya adalah EE Mangindaan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), Oesman Sapta Odang (wakil DPD RI), dan Mahyudin (Golkar).

Sebelumnya sempat muncul kekhawatiran dari sejumlah kalangan setelah Koalisi Merah Putih menguasai pimpinan DPR/MPR, program kerja Jokowi-JK bakal dihambat sana-sini.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, sejumlah elite politik anggota Koalisi Merah Putih menegaskan bahwa mereka bukan penjegal, melainkan ingin menjadi penyeimbang kekuasaan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Kubu Prabowo Ingin Jegal Jokowi, Sudah Dilakukan di DPRD Jakarta

Jika Kubu Prabowo Ingin Jegal Jokowi, Sudah Dilakukan di DPRD Jakarta

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 18:52 WIB

Thamrin Tomagola: KMP Tak Bisa Jegal Pelantikan Presiden

Thamrin Tomagola: KMP Tak Bisa Jegal Pelantikan Presiden

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 18:45 WIB

Megawati Institute: Pemerintahan Jokowi Makin Kuat

Megawati Institute: Pemerintahan Jokowi Makin Kuat

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 16:41 WIB

Terlalu Asyik Urus Rumah Transisi, Jokowi Kalah Telak di DPR/MPR

Terlalu Asyik Urus Rumah Transisi, Jokowi Kalah Telak di DPR/MPR

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 14:39 WIB

DPR/MPR Dikuasai Kubu Prabowo, Jokowi Masih Punya "People Power"

DPR/MPR Dikuasai Kubu Prabowo, Jokowi Masih Punya "People Power"

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 14:07 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×