Ini Komentar Rossi dan Lorenzo soal Peluang Juara Marquez

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 09 Oktober 2014 | 20:59 WIB
Ini Komentar Rossi dan Lorenzo soal Peluang Juara Marquez
Jorge Lorenzo (kanan) berbicara di samping Marc Marquez dan Valentino Rossi, dalam jumpa pers GP Jepang, Kamis (9/10/2014). [Reuters/Toru Hanai]

Suara.com - Jelang seri balapan ke-15 MotoGP musim ini di Sirkuit Motegi, Jepang, Marc Marquez punya peluang untuk mengunci gelar Juara Dunia 2014 lebih awal. Hal itu lantaran berkat kemenangannya di 11 dari 14 balapan yang sudah berjalan sejauh ini, pebalap tim Repsol Honda itu punya keunggulan poin cukup jauh (75 poin) dari pesaing terdekat, yaitu rekan setimnya Dani Pedrosa.

Marquez sendiri, sebagaimana yang disampaikannya dalam jumpa pers GP Jepang, Kamis (9/10/2014) ini, mengaku tidak terbebani dengan peluang juara lebih awal itu. Selain mengaku tidak gugup, Marquez juga memastikan bahwa pendekatannya terhadap "balapan kandang" Honda ini akan sama saja dengan balapan-balapan lainnya.

Lalu, bagaimana komentar para pesaingnya mengenai hal itu? Berbicara di kesempatan yang sama, dua pebalap andalan tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, mengakui bahwa keuntungan ada di tangan Marquez, walau menganggap peluang menghadangnya tetap saja ada.

"Saya kira itu adalah pilihan (strategi) yang tepat (bagi Marquez), karena dia telah membangun keuntungan besar sejak awal musim balapan ini, dan kini dia bisa memutuskan untuk tetap berlomba secara 100 persen. Itu akan menghilangkan tekanan di satu sisi," ujar Rossi.

"Kami masih punya empat balapan tersisa, dan Marc tentu ingin memenangi musim balapan ini selekas mungkin. Tapi ini bukanlah balapan terakhir. Ini hanyalah 'match point' pertama," sambungnya.

"Bagi saya, dan bagi kami bertiga (Rossi, Lorenzo dan Pedrosa), kami harus mencoba finish di depannya. Kami sadar bahwa pada Minggu nanti, jika kami berada di belakangnya, maka kompetisi ini selesai. Dan (karena itulah) kami akan coba menjaga peluang tetap terbuka setidaknya hingga satu weekend lagi," tambah Rossi.

"Jika saya adalah dia (Marquez), saya mungkin tak tahu bagaimana saya bisa melakukannya, karena kupikir diriku tak pernah mendapat keunggulan poin sebesar itu. Tapi saya hanya mencoba membalap dengan cara yang sama. Saya coba membalap pada batasanku, tapi tidak melampauinya," komentar Lorenzo pula.

"Jelas bahwa jika Anda punya selisih poin begitu besar, tekanan mental Anda tak akan sebesar jika hanya unggul 10 atau 15 poin misalnya. Jadi, ya, saya kira dia tidak akan gugup," tandasnya. [MotoGP.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah 9 Skenario Marc Marquez Bisa Juara Dunia Minggu Ini

Inilah 9 Skenario Marc Marquez Bisa Juara Dunia Minggu Ini

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 17:15 WIB

Klasemen Sementara MotoGP Jelang GP Jepang

Klasemen Sementara MotoGP Jelang GP Jepang

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 16:49 WIB

Akhir Pekan Ini, Balapan MotoGP dan F1 Akan Berbarengan

Akhir Pekan Ini, Balapan MotoGP dan F1 Akan Berbarengan

News | Rabu, 08 Oktober 2014 | 15:03 WIB

Abaikan Dokter, Valentino Rossi Kabur dari Rumah Sakit

Abaikan Dokter, Valentino Rossi Kabur dari Rumah Sakit

News | Senin, 29 September 2014 | 11:26 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB