Ahok Kembali Didemo, Orator Sebut Ahok Komunis

Achmad Sakirin | Suara.com

Jum'at, 10 Oktober 2014 | 17:39 WIB
Ahok Kembali Didemo, Orator Sebut Ahok Komunis
Massa dari Forum Umat Islam [FUI] berunjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) memadati depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Mereka meyerukan penurunan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatannya saat ini.

Mereka menilai, Ahok sudah membatasi syariat umat Islam dengan melarang mengurbankan hewan di Sekolah dan Masjid pada hari Idul Adha lalu.

"Ahok sudah membatasi syariat Islam, dia sudah merusak sejumlah masjid dan melarang mengurbankan hewan di Sekolah dan Masjid saat hari raya Idul Adha lalu, dia sudah melecehkan agama Islam," kata seorang Ibu yang menjadi orator dalam aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2014).

Mereka juga menilai Ahok adalah seorang Wakil Gubernur yang ingin menerapkan lagi rezim komunis di Indonesia. Dan untuk melawan itu, mereka akan terus melakukan aksi setiap hari Jumat, untuk mendesak Ahok segera turun dari jabatannya.

"Ahok telah merusak anak-anak kami dan masa depan anak cucu kami. Dia ingin menerapkan rezim komunis di Indonesia, kami akan terus berjuang dengan terus melakukan aksi setiap hari jumat," lanjut orator ini dengan nada tertatih-tatih.

Untuk mengawali aksi ini, personel kepolisian sudah siaga, baik di dalam pagar Balai Kota DKI Jakarta maupun di luar pagar. Sedangkan akibat dari aksi ini, arus kendaraan di Jalan Merdeka Selatan menjadi macet, namun masih ada sejumlah kendaraan yang lewat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri: Bubarkan FPI

Kapolri: Bubarkan FPI

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 17:09 WIB

Massa FPI Kembali Demonstrasi, Jalan Kebon Sirih Macet

Massa FPI Kembali Demonstrasi, Jalan Kebon Sirih Macet

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 16:55 WIB

Kendaraan Taktis Polisi Disiagakan di Balai Kota DKI

Kendaraan Taktis Polisi Disiagakan di Balai Kota DKI

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 11:12 WIB

Pengusaha Industri Kreatif di Ibu Kota Minta Bantuan Ahok

Pengusaha Industri Kreatif di Ibu Kota Minta Bantuan Ahok

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 06:55 WIB

Ini Komentar Jokowi Soal Pembubaran FPI

Ini Komentar Jokowi Soal Pembubaran FPI

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 18:22 WIB

Kapolda: Dua Kali Kami Kirim Rekomendasi Pembubaran FPI

Kapolda: Dua Kali Kami Kirim Rekomendasi Pembubaran FPI

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 16:39 WIB

Demonstrasi Anarkis FPI, Polda Metro Dalami Sponsor Aksi

Demonstrasi Anarkis FPI, Polda Metro Dalami Sponsor Aksi

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 15:50 WIB

Terkini

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB