PPP Ikut Jokowi atau Tetap di Kubu Prabowo Tergantung Dua Hal

Siswanto

Senin, 13 Oktober 2014 | 09:42 WIB
PPP Ikut Jokowi atau Tetap di Kubu Prabowo Tergantung Dua Hal
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy dan Surya Dharma Ali berjabat tangan. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pengamat politik dari lembaga Populi Center, Usep S. Ahyar, mengatakan sangat mungkin Partai Persatuan Pembangunan bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat atau kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Tapi, kata Usep, keputusan PPP akan tergantung pada dua hal. Pertama, apakah kelompok Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy yang dominan atau kubu Ketua Umum PPP Suryadharma Ali yang mendominasi.

"Kalau yang menang Romi, saya kira mungkin ke pemerintah. Tapi kalau kelompoknya Suryadharma Ali yang menang, saya kira makin berat," kata Usep kepada suara.com, Senin (13/10/2014).

Terlepas dari perpecahan di internal partai yang akan menyelenggarakan muktamar pada 15-18 Oktober 2014 itu, kabarnya majelis tinggi PPP telah memberikan sinyal untuk bergabung dengan pemerintah, kata Usep.

Kedua, keputusan PPP bergabung dengan koalisi Jokowi atau tidak tergantung dengan tawaran dari pemerintah.

"Apakah menarik atau tidak tawarannya," kata Usep.

Usep menduga kenapa PPP menyelenggarakan muktamar menjelang pelantikan Jokowi-JK menjadi presiden dan wakil presiden menjelang akhir Oktober 2014, merupakan sinyal partai kabah ingin gabung.

"Itukan sebenarnya juga baca peluang," kata Usep.

Usep menyarankan kepada kubu Jokowi agar memperbaiki gaya komunikasi agar partai anggota Koalisi Merah Putih bersedia bergabung.

"Kalau gaya seperti kemarin, kaku, ya susah juga untuk ajak partai gabung.

Usep mengatakan walaupun sistem yang dianut di Indonesia adalah presidensial, tetap harus memandang bahwa partai politik juga ikut berpengaruh pada arah kebijakan pemerintah.

"Menurut saya, komunikasi politiknya harus mengarah pada power sharing, walaupun itu sesungguhnya tidak dimaui rakyat. Tentunya akan ada saling sandera satu sama lainnya, tapi ya jangan terlalu kaku dan juga jangan terlalu bebas. Artinya tetap dalam konteks koridor UU dan rakyat," kata Usep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalan Kaki dari Malang, Akhirnya Giman Tiba di Jakarta

Jalan Kaki dari Malang, Akhirnya Giman Tiba di Jakarta

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 07:51 WIB

Kabinet Jokowi Butuh Menteri ESDM Bernyali

Kabinet Jokowi Butuh Menteri ESDM Bernyali

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 06:27 WIB

Romahurmuziy: PPP Gelar Muktamar di Surabaya

Romahurmuziy: PPP Gelar Muktamar di Surabaya

News | Minggu, 12 Oktober 2014 | 18:37 WIB

PPP Belum Tentu Ditawari Jatah Menteri

PPP Belum Tentu Ditawari Jatah Menteri

News | Minggu, 12 Oktober 2014 | 15:31 WIB

Ray Rangkuti Dukung Hashim Kalau Jokowi Gagal

Ray Rangkuti Dukung Hashim Kalau Jokowi Gagal

News | Minggu, 12 Oktober 2014 | 14:14 WIB

Terkini

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:38 WIB

Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:35 WIB

Biodata dan Agama Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Jadi Plt KSP

Biodata dan Agama Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Jadi Plt KSP

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB

Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB

Listyo Tidak Sadap Gibran adalah Bentuk Pelecehan terhadap Wapres, Kata Arif Wicaksono

Listyo Tidak Sadap Gibran adalah Bentuk Pelecehan terhadap Wapres, Kata Arif Wicaksono

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:33 WIB

Pakar Hukum Trisakti: Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Masuk Delik Makar

Pakar Hukum Trisakti: Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Masuk Delik Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:31 WIB

Kapan Penyadapan Prabowo Dilakukan oleh Listyo Sigit Cs?

Kapan Penyadapan Prabowo Dilakukan oleh Listyo Sigit Cs?

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Tiga Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, Ini Daftar Penggantinya

Tiga Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, Ini Daftar Penggantinya

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!

Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Istana Buka Suara Soal Siapa Dalang dan Isi Penyadapan HP Prabowo

Istana Buka Suara Soal Siapa Dalang dan Isi Penyadapan HP Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:27 WIB

×