Arah Muktamar PPP Dukung Jokowi, Kubu Romi Dinilai Salah Pilih

Siswanto | Suara.com

Rabu, 15 Oktober 2014 | 08:34 WIB
Arah Muktamar PPP Dukung Jokowi, Kubu Romi Dinilai Salah Pilih
Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi dan Lukman Hakim Syaifudin (kiri) serta perwakilan DPW di Rapimnas PPP (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - PPP kubu Romahurmuziy salah pilihan bila penyelenggaraan Muktamar VIII PPP di Surabaya, Jawa Timur, diarahkan untuk memutus koalisi dengan Koalisi Merah Putih dan mengalihkan dukungan ke Koalisi Indonesia Hebat.

Hal itu diungkapkan oleh anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok kepada suara.com, Selasa (15/10/2014). Partai Demokrat adalah partai yang bergabung dalam paket pimpinan DPR/MPR yang diajukan oleh Koalisi Merah Putih.

"Menurut saya, kubu Romi itu salah pilihan. Pilihannya, kan terhormat atau dihormati. Kalau setia ke koalisi (Merah Putih), itu terhormat, karena kesetiaan itu memang sebuah kehormatan. Tapi kalau dapat jabatan itu hanya dihormati, yang dihormati belum tentu terhomat," kata Guru Besar Bidang Psikologi Islam di UIN Jakarta.

Mubarok menyebut kalau PPP masuk ke koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla karena ditawari imbalan kursi menteri, itu sama artinya dibeli.

"Kalau masuk karena ditawari menteri, kan namanya dibeli. Kalau dibeli, itu terhormat," kata Mubarok.

Mubarok juga mengungkapkan lagi manuver PPP menjelang penetapan pimpinan MPR. Waktu itu, PPP juga memilih keluar dari Koalisi Merah Putih untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat karena mendapat jatah kursi pimpinan MPR. PPP keluar karena kecewa dengan Koalisi Merah Putih yang dinilai tidak mengakomodir kepentingan mereka.

"Padahal diujung, PPP sudah disiapkan jadi Wakil Ketua MPR oleh Merah Putih. Tapi, Sekjen cs (Romi) terlanjur tanda tangan dengan KIH," kata Mubarok.

Muktamar VIII PPP berlangsung Empire Palace Hotel, Surabaya, mulai Rabu (15/10/2014) hingga Sabtu (18/10/2014).

Agenda Muktamar VIII, antara lain pembentukan AD/ART beserta perubahannya. Kemudian, menetapkan Ketua Umum PPP yang baru untuk masa bakti 2014-2019.

Kemarin, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Hasan Husairi Lubis menyambut positif sikap Jokowi yang membuka pintu masuk kepada PPP.

“Kami sejak pemilihan pimpinan MPR yang lalu sebetulnya sudah sepakat. Bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat merupakan jembatan emas untuk ke depan,” kata Hasan Husairi.

Muktamar VIII PPP di Surabaya diselenggarakan di saat situasi internal partai tidak menyatu. Muktamar kubu Romahurmuziy ini sebelumnya dipersoalkan oleh kubu Suryadharma Ali yang menganggap ilegal. Bahkan, Suryadharma yang cenderung mendukung Koalisi Merah Putih itu sempat akan menggelar muktamar pada 23-26 Oktober 2016, namun dievaluasi lantaran Mahkamah Partai meminta kedua kelompok islah dulu sebelum melaksanakan muktamar.

Tapi, kubu Romahurmuziy tetap melaksanakan muktamar dan menyatakan acara ini sah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muktamar Kubu Romi Diharapkan Bisa Cari Pengganti Suryadharma

Muktamar Kubu Romi Diharapkan Bisa Cari Pengganti Suryadharma

News | Rabu, 15 Oktober 2014 | 07:17 WIB

Jokowi-JK akan Hadiri Muktamar VIII PPP di Surabaya

Jokowi-JK akan Hadiri Muktamar VIII PPP di Surabaya

News | Selasa, 14 Oktober 2014 | 10:16 WIB

Arah Muktamar VIII PPP di Surabaya Dukung Jokowi-JK

Arah Muktamar VIII PPP di Surabaya Dukung Jokowi-JK

News | Selasa, 14 Oktober 2014 | 10:00 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB