Kader PPP yang Dianggap Siap Jadi Menteri

Siswanto, admin

Kamis, 23 Oktober 2014 | 14:39 WIB
Kader PPP yang Dianggap Siap Jadi Menteri
Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi (kiri), Ketum PPP Romahurmuziy (kedua kanan), dan Ketua Majelis Pakar Barlianta Harahap (kanan)

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Hasan Husairi Lubis mengatakan partainya memiliki segudang kader yang layak menjadi menteri kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Pak Jokowi sudah mengatakan akan minta kader PPP. Mengurus negeri ini tidak bisa hanya satu partai, mari bersama-sama. PPP (kubu Romahurmuziy) sudah mendukung Koalisi Indonesia Hebat. Kita sudah punya Ketua Umum Romahurmuziy. Dan salah satu hasil muktamar kita adalah mendukung pemerintahan baru dan ikut mensukseskan, berperan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia," kata Hasan kepada suara.com, Kamis (23/10/2014).

Kader-kader PPP yang layak menjadi menteri, kata Hasan, di antaranya adalah Lukman Hakim Saifudin, Romahurmuziy, Suharso Monoarfa, dan Emron Pangkapi.

"Pak Lukman bagus, dia punya pengalaman Menteri Agama. Pak Romi juga bagus, sia alumni ITB S2 orang teknik dan bisa saja jadi Menteri Pertanian karena dia Ketua Komisi IV DPR periode lalu. Pak Suharso bagus, dia pernah jadi Menteri Perumahan Rakyat, Pak Emron juga pernah jadi staf di Kementerian UKM," kata Hasan.

Mengenai siapa yang paling potensial dipilih Jokowi, Hasan tidak bisa menyebutkannya. "Itu berpulang kepada Pak Jokowi saja. Kalau memang diminta, kader kita banyak, kita siapkan," kata Hasan.

Sinyal PPP dijatah kursi menteri, sebelumnya disampaikan oleh JK. JK mengatakan PPP tidak pernah minta kursi, tapi akan diakomodir di kabinet.

"Tidak ada permintaan resmi. Tapi kalau kita bicara koalisi, pasti ada akomodatif," kata JK di Jalan Brawijaya, Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (18/10/2014).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

News | Senin, 03 November 2014 | 05:43 WIB

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

News | Minggu, 26 Oktober 2014 | 12:32 WIB

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

News | Jum'at, 24 Oktober 2014 | 13:53 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×