Seneng Mujiasih Cari Uang untuk Bangun Rumah

Ruben Setiawan

Selasa, 04 November 2014 | 19:21 WIB
Seneng Mujiasih Cari Uang untuk Bangun Rumah
Mayat perempuan

Jesse Lorena alias Seneng Mujiasih, (29), salah satu warga negara Indonesia (WNI) korban pembunuhan sadis di apartemen Wan Chai, Hongkong merantau ke kota tersebut untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Menurut pengakuan seorang rekannya, Seneng bahkan sudah membangun sebuah rumah di kampung halamannya di Indonesia.

"Yang menyedihkan adalah bahwa rumahnya... baru saja selesai (dibangun) dan ia mengatakan akan meninggalkan Hongkong dan kembali ke Indonesia untuk menikmati hidup," kata Robert Van Der Bosch, seorang rekan Seneng yang berasal dari Amsterdam, Belanda.

Menurut Robert pula, Seneng bukanlah pekerja seks komersial seperti yang diberitakan oleh banyak media. Robert mengatakan, Seneng bekerja sebagai seorang pembantu rumah tangga dan sudah delapan tahun di Hongkong. Ia mengatakan bahwa perempuan itu sering pula mengirimkan uang ke Indonesia.

Robert mengungkap, Seneng sempat berkomunikasi dengannya sebelum ditemukan dalam keadaan tewas. Kepada Robert, Seneng mengatakan akan "bersenang-senang".

"Ia mengatakan, "Saya akan bersenang-senang. Saya akan pergi ke pesta Halloween"," kata Robert mengulangi pernyataan Seneng, seperti dikutip oleh Telegraph.

"Itu adalah kata-kata terakhirnya. Itu adalah dua hal yang terus berulang-ulang muncul di pikiran saya. Itu benar-benar mengejutkan. Ia benar-benar baik, normal, ia tidak memakai obat-obatan terlarang. Dan hidupnya berakhir seperti ini. Ini gila, benar-benar gila. Ia adalah gadis yang selalu bahagia, selalu penuh kasih sayang," kenang Robert.

Sebelumnya diberitakan, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hongkong mengkonfirmasi bahwa visa kerja Seneng telah berakhir pada tahun 2012.

"Dia berasal dari Muna, Sulawesi Utara. Ia memegang visa kerja, namun visanya hanya berlaku sampai tahun 2012," kata Konsul Konsuler I KJRI Hong Kong, Rafail Walangitan seperti dikutip oleh AFP.

Kontrak kerjanya adalah sebagai pembantu rumah tangga dan berlaku sejak tahun 2010 hingga tahun 2012.

"Kami tidak mengetahui statusnya sejak saat itu," kata Rafail.

Mujiasih ditemukan dalam keadaan tanpa busana dengan luka tusukan di leher dan bokong dalam kamar apartemen Rurik Jutting. Sementara itu, korban pertama yang sudah teridentifikasi lebih dahulu, yakni Sumarti Ningsih, ditemukan dalam keadaan terpotong-potong. Potongan tubuh Ningsih ditemukan sudah membusuk dalam sebuah koper yang diletakkan di balkon apartemen.

Polisi menduga kedua korban merupakan pekerja seks, namun ayah Ningsih, Ahmad Kaliman, (58), saat diwawancarai di kediamannya di Cilacap, Jawa Tengah, mengatakan bahwa putrinya berangkat ke Hongkong untuk bekerja di restoran. Ahmad menyatakan harapannya agar pelaku pembunuhan putrinya dihukum mati.

"Saya ingin agar pembunuh anak saya dihukum mati. Ia membunuh anak saya secara sadis, jadi ia harus dihukum mati," kata Ahmad kepada AFP di Cilacap. (Dailymail/Telegraph/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketika TKW RI Kirim Celana Dalam Kena Pajak Rp800 Ribu, Padahal Belinya Cuma Rp140 Ribu

Ketika TKW RI Kirim Celana Dalam Kena Pajak Rp800 Ribu, Padahal Belinya Cuma Rp140 Ribu

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 18:33 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×