Cina Bangun Pangkalan Militer di Laut Cina Selatan

Liberty Jemadu

Minggu, 23 November 2014 | 09:58 WIB
Cina Bangun Pangkalan Militer di Laut Cina Selatan
Ilustrasi tentara Cina (Shutterstock).

Suara.com - Citra-citra satelit menunjukkan bahwa Cina sedang membangun pangkalan udara militer di Kepulauan Spratly, di Laut Cina Selatan. Pusat militer di kepulauan yang sedang disengketakan dengan Vietnam, Taiwan, Brunei Darussalam, dan Filipina itu adalah pangkalan udara lepas pantai pertama di Laut Cina Selatan.

Foto-foto satelit yang dirilis jurnal pertahanan, IHS Jane itu menunjukkan bahwa pangkalan udara militer Cina itu dibangun di atas Fiery Cross Reef, sebuah pulau karang sepanjang 3 kilometer dan lebar 300 meter. Dengan ukuran itu, pulau tersebut cukup besar untuk mendirikan lapangan terbang dan hanggar.

Menurut IHS Jane, sebelumnya pulau Fiery Cross Reef berada di bawah permukaan air. Satu-satunya tempat yang bisa didiami adalah sebuah bangunan beton yang dibuat oleh angkatan laut Cina. Bangunan itu diduga markas sebuah garnisun Cina, yang dilengkapi dengan sebuah dermaga, senjata anti pesawat tempur, senjata anti pasukan amfibi, peralatan telekomunikasi, dan sebuah rumah kaca.

Proyek reklamasi di pulau itu adalah program keempat yang dikerjakan oleh Cina di Kepulauan Spratly dalam 18 bulan terakhir. Pembangunan di Fiery Cross Reef juga merupakan proyek yang terbesar.

Fiery Cross Reef juga diyakini akan punya sebuah pelabuhan, yang sedang dibuat oleh kapal-kalap keruk Cina. Pelabuhan itu akan cukup besar untuk menampung kapal-kapal tanker dan pasukan tempur darat, demikian analisis IHS Jane berdasarkan foto-foto yang diambil pada 8 Agustus sampai 14 November kemarin.

Pembangunan fasilitas militer itu dikhawatirkan memantik ketegangan baru dengan Taiwan, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Brunei - empat negara terakhir adalah mitra Indonesia di ASEAN. Adapun kawasan di sekitar Spratly diyakini sangat kaya mineral.

Amerika Serikat baru-baru ini memperingatkan Cina untuk tidak menciptakan ketegangan yang bisa memicu konflik di Asia. Tetapi Beijing menepis peringatan itu dan mengatakan pemerintahnya bisa membangun apa saja yang diinginkan di Laut Cina Selatan.

Sebelumnya media-media Hong Kong melaporkan bahwa Cina berencana membangun sebuah pangkalan udara militer di Fiery Cross Reef. Tetapi pada Agustus laporan itu ditepis kepala deputi departemen urusan perbatasan dan kelautan kementerian luar negeri Cina. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhan Jepang Minta Kenaikan Anggaran Hingga Rp569,9 Triliun

Kemenhan Jepang Minta Kenaikan Anggaran Hingga Rp569,9 Triliun

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 14:52 WIB

Cina Anjurkan Warganya Tidak Berkunjung ke Vietnam

Cina Anjurkan Warganya Tidak Berkunjung ke Vietnam

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 12:37 WIB

Kerusuhan Anti-Cina di Vietnam, 21 Orang Tewas

Kerusuhan Anti-Cina di Vietnam, 21 Orang Tewas

News | Kamis, 15 Mei 2014 | 11:50 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×