Harapan PKS kepada Golkar yang Kini Terbelah

Siswanto

Kamis, 27 November 2014 | 11:41 WIB
Harapan PKS kepada Golkar yang Kini Terbelah
Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (kanan) bersama Ketua Umum Kosgoro Agung Laksono (tengah) dan Bendahara Partai Golkar Setya Novanto (kiri). (Antara/Vitalis Yogi)

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera berharap kepada rekannya di Koalisi Merah Putih, Partai Golkar, bisa segera menyelesaikan konflik internal mereka dan berujung kebaikan untuk Koalisi Merah Putih.

"Kalau kami, apapun hasil dari proses dan dinamika di Golkar, harapannya akan baik buat KMP," kata Ketua DPP PKS Bidang Koordinasi Kehumasan Mardani Ali Sera kepada suara.com, Kamis (27/11/2014).

Mardani menambahkan posisi Partai Golkar saat ini sudah pas sebagai penyeimbang pemerintah, apalagi posisi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie adalah Ketua Presidium Koalisi Merah Putih.

Menurut pandangan pribadi Mardani, kalau Partai Golkar sampai masuk ke kabinet pemerintahan, partai berlambang pohon beringin hanya akan menjadi pengekor.

"Secara pribadi, saya melihat tidak akan positif karena sebagai ekor, bukan sebagai kepala," kata Mardani.

Apa saran PKS sebagai sesama anggota Koalisi Merah Putih kepada Partai Golkar untuk mencapai islah? Mardani mengatakan optimistis Golkar bisa segera keluar dari masalah.

"Kami percaya, Golkar sudah makan asam garam perpolitikan. Mereka punya resolusi konflik sendiri. Harapan kami dinamika ini berujung sinergi, ada tesa ada antitesa, lalu menjadi sintesa. Golkar baik, sangat penting bagi perpolitikan bangsa. Golkar memberikan kontribusi buat bangsa," katanya.

Terkait dengan permintaan Menkopolhukam kepada Polri agar tidak memberi izin acara Munas IX Partai Golkar di Bali, Mardani menilai itu merupakan bagian dari intervensi pemerintah kepada partai poitik.

"Mestinya kalau mau lebih elegan, misalnya harapannya Munas Golkar tidak timbulkan kondisi yang buruk bagi Bali. Tapi kalau sudah sampai menyeru ke Polri, ya bagaimana. Polri kan sudah punya SOP. Biarkan Polri laksanakan SOP," kata dia.

Mardani menyontohkan kasus Liga Super Indonesia yang seharusnya dilaksanakan di Jakarta. Tapi dengan pertimbangan tertentu, akhirnya Polri tidak memberi izin.

"Jadi Polri jangan diajarin. Itu (sikap Menkopolhukam) bagian dari ketidakdewasaan dalam politik," kata Mardani.

Seperti diketahui, saat ini internal Partai Golkar terbelah. Pemicunya, kelompok Aburizal Bakrie mempercepat jadwal munas menjadi 30 November 2014, padahal menurut hasil rapat pleno DPP pada Januari 2014, munas seharusnya digelar Januari 2015.

Pendukung Agung Laksono yang menginginkan acara tersebut diselenggarakan 2015 jengkel dengan langkah Aburizal, lalu berujung perkelahian di kantor DPP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hanya Jusuf Kalla yang Bisa Selamatkan Golkar

Hanya Jusuf Kalla yang Bisa Selamatkan Golkar

News | Kamis, 27 November 2014 | 10:39 WIB

Aburizal Bakrie Diminta 'Lempar Handuk'

Aburizal Bakrie Diminta 'Lempar Handuk'

News | Kamis, 27 November 2014 | 10:15 WIB

Polri Disarankan Minta Golkar Pindahkan Munas

Polri Disarankan Minta Golkar Pindahkan Munas

News | Kamis, 27 November 2014 | 09:25 WIB

Terkini

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

×