Golkar Tolak Perppu Pilkada, Demokrat: Itu Cuma Manuver

Siswanto | Suara.com

Minggu, 07 Desember 2014 | 16:13 WIB
Golkar Tolak Perppu Pilkada, Demokrat: Itu Cuma Manuver

Suara.com - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok mengatakan sikap Partai Golkar yang sekarang berbalik menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wakil Kota tidak perlu ditanggapi secara serius.

"Feeling saya mengatakan ujungnya nanti (Koalisi Merah Putih) tetap kompak. Sikap Golkar sekarang, kan sesungguhnya lagi bermanuver saja. Itu tujuannya bukan untuk itu (menolak perppu). Tapi untuk masalah lain," kata Mubarok kepada suara.com, Minggu (7/12/2014). Perppu tersebut merupakan jaminan agar pilkada tetap bisa dilaksanakan secara langsung oleh rakyat. Apabila DPR sampai menolak mengesahkan, maka pilkada akan diwakilkan lewat anggota DPRD.

Mubarok tidak secara rinci menjelaskan apa maksud dan tujuan dari manuver Partai Golkar. Tapi, kata Mubarok, manuver tersebut bertujuan untuk kepentingan partai yang sedang dilanda pertikaian itu sendiri.

"Kan Golkar sedang ada persaingan luar biasa (antara Aburizal) dengan kubu Agung Laksono," kata Mubarok. "Jadi perppu itu alat saja untuk manuver. Politik, kan seperti main catur. Langkah ini atau itu maksudnya apa, kan sulit ditebak."

Mubarok mengatakan kalau Koalisi Merah Putih menolak perppu pilkada, hal itu justru akan menguntungkan Presiden Joko Widodo.

"Kalau ditolak, yang diuntungkan Jokowi. Kan, akhirnya semua nanti diangkat oleh Presiden," kata Mubarok.

Mubarok menegaskan Koalisi Merah Putih sejak awal telah sepakat dengan Partai Demokrat untuk tetap konsisten dalam mendukung pemilihan kepala daerah secara langsung.

"Kalau menolak, itu akan sangat tidak rasionil, tidak etis," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di Musyawarah Nasional IX Partai Golkar, Bali, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menginstruksikan supaya Partai Golkar menolak perppu pilkada. Golkar akan memperjuangkan pilkada lewat DPRD.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sempat mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Partai Golkar. SBY menilai Golkar sudah mengingkari kesepakatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB