Gamalama Erupsi, Pemkot Ternate Minta Warga Tak Percaya Isu

Ardi Mandiri

Jum'at, 19 Desember 2014 | 10:10 WIB
Gamalama Erupsi, Pemkot Ternate Minta Warga Tak Percaya Isu
Ilustrasi gunung meletus. (Shutterstocks)

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara, membagikan masker kepada warga di kota ini, menyusul terjadinya erupsi Gunung Gamalama sejak Kamis malam (18/12/2014).

"Pemkot telah menyiapkan 45.000 masker untuk dibagikan kepada warga di berbagai wilayah di Kota Ternate dan jika tidak mencukupi akan ditambah lagi," kata Wali Kota Ternate Burhan Abdurrahman di Ternate, Jumat (19/12/2014)

Masker tersebut dibagikan kepada warga, baik yang di rumah sakit, sekolah, pasar dan titik tertentu yang menjadi pusat kepadatan warga, termasuk kepada para sopir angkot dan ojek sepeda motor.

Pihaknya juga telah menginstruksikan kepada seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kota Ternate untuk siaga mengantisipasi kemungkinan adanya warga yang sakit akibat erupsi Gunung Gamalama, misalnya penyakit sesak napas dan gatal-gatal.

Instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Ternate juga telah diinstruksikan untuk aktif melakukan pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya warga yang membutuhkan pertolongan terkait erupsi Gunung Gamalama.

Wali Kota mengimbau kepada seluruh warga di kota berpenduduk 100 ribu jiwa lebih ini untuk tidak mudah percaya dengan berbagai informasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya terkait erupsi Gamalama, terutama yang tujuannya ingin menciptakan keresahan di masyarakat.

Namun, warga tetap harus waspada karena kondisi Gunung Gamalama masih terus menyemburkan abu vulkanik dan pemkot akan terus memantau perkembangannya untuk selanjutnya diinformasikan kepada warga.

Gunung Gamalama terakhir meletus 2012 dan saat itu sempat menimbulkan banjir lahar dingin karena bertepatan dengan musim hujan, sehingga ratusan rumah warga rusak berat dan ringan serta belasan warga tewas terbawa banjir lahar dingin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×