Suara.com - Prancis mengirim ucapan belasungkawa kepada pemerintah Indonesia terkait jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Hal itu seperti yang disampaikan Menteri Luar Negeri Laurent Fabius Selasa.
Diplomat top Prancis itu menyatakan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Indonesia dan juga simpati kepada keluarga co-pilot Prancis Remi Plesel, salah satu dari 162 korban.
Berbicara dengan mitranya dari Indonesia Retno Marsudi, Fabius mengatakan pemerintahnya mengusulkan untuk mengirim ahli untuk membantu penyelidikan penyebab kecelakaan.
Dia menambahkan, dua peneliti nasional dari lembaga investigasi kecelakaan Prancis, BEA terbang ke Jakarta Senin untuk mengambil bagian dalam penyelidikan.
AirAsia Indonesia merupakan afiliasi dari penerbangan ekonomi Malaysia AirAsia.
Penerbangan QZ8501 AirAsia, sebuah Airbus A320-200, yang membawa 155 penumpang dan tujuh awak, kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara, Minggu (28/12/2014) lalu dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura. Cuaca buruk diduga kuat sebagai penyebab kecelakaan. (Antara)