- Polresta Tangerang menyiagakan tim patroli keliling pada Minggu (10/5/2026) guna mengantisipasi gangguan keamanan saat laga Persija melawan Persib.
- Petugas melakukan pemetaan wilayah basis massa di Kabupaten Tangerang untuk mencegah aksi konvoi anarkis dan potensi gesekan antarsuporter.
- Kepolisian mengimbau suporter menjaga ketertiban umum dan memberikan tindakan tegas terhadap pelanggar hukum serta oknum yang melakukan sweeping.
Suara.com - Polresta Tangerang menyiagakan tim patroli keliling guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan nonton bareng atau nobar laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung, Minggu (10/5/2026).
Langkah ini diambil untuk membentengi wilayah Kabupaten Tangerang dari aksi konvoi anarkis maupun gesekan antarsuporter.
Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menyatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah wilayah yang menjadi basis massa kedua tim.
Beberapa titik fokus pengamanan meliputi Kecamatan Cikupa, Pasar Kemis, Rajeg, Panongan, dan Tigaraksa.
"Kami telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi kegiatan nobar, baik yang diselenggarakan oleh basis suporter Persija ataupun Persib. Pengamanan dan patroli akan kami tingkatkan," ujar Indra di Tangerang, Minggu (10/5/2026).
Indra menjelaskan bahwa tim patroli mobile disiagakan untuk memantau pergerakan massa, terutama saat konvoi kendaraan sebelum dan sesudah pertandingan.
Ia menekankan agar para pendukung tetap mengedepankan ketertiban umum dan tidak mengganggu kenyamanan warga lainnya.
"Kami mengimbau seluruh suporter untuk menjaga ketertiban, tidak melakukan provokasi, konvoi berlebihan, ataupun tindakan yang dapat mengganggu masyarakat," tuturnya.
Selain pengerahan personel di lapangan, Polresta Tangerang juga menjalin koordinasi dengan koordinator suporter serta tokoh masyarakat setempat.

Kepolisian meminta komitmen para pendukung untuk menjauhi barang-barang terlarang seperti minuman keras, senjata tajam, hingga petasan yang dapat memicu kericuhan.
"Silahkan mendukung tim masing-masing, tapi tetap utamakan keselamatan, ketertiban, dan saling menghormati," imbuh Indra.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi oknum yang kedapatan melanggar hukum, termasuk melakukan aksi sweeping liar.
"Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum dan mengganggu keamanan," tegasnya.
Pertandingan klasik antara Persija dan Persib sendiri dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pukul 15.30 WIB.
Laga pekan ke-32 Super League ini menjadi duel krusial bagi kedua tim; Persija berambisi mengamankan papan atas, sementara Persib berjuang keras tetap berada di jalur perebutan juara musim ini. (Antara)