DPD Ajak Masyarakat Awasi Alokasi Dana Rp550 Juta Per Desa

Siswanto

Kamis, 08 Januari 2015 | 14:20 WIB
DPD Ajak Masyarakat Awasi Alokasi Dana Rp550 Juta Per Desa
Wakil Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi bersama warga (Humas)

Suara.com - Wakil Ketua Komite I DPD RI membidangi pemerintah daerah, Fachrul Razi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawasi alokasi dana desa 2015. Dimana, berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pemerintah menggelontorkan 10 persen dari anggaran dana transfer daerah untuk pembangunan desa.

Berarti mulai tahun 2015, pemerintah mengalokasikan dana Rp550 juta setiap desa per tahun yang berasal dari Alokasi Dana Desa dan 10 persen dari dana transfer daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mengawasi alokasi dana desa 2015, sebagaimana kita tahu perintah UU nomor 6 tahun 2014 bahwa pemerintah harus mengalokasikan 10 persen dana transfer daerah untuk membangun desa. Jadi sejak 2015 setiap desa memperoleh 550 juta,” kata Fachrul Razi, Kamis (8/1/2015).

Senator muda asal Aceh ini mengingatkan kepada seluruh aparat desa di seluruh Indonesia untuk memperkuatkan posisi desa dengan memanfaatkan anggaran yang cukup besar tersebut dengan maksimal. Misalnya, dana itu untuk membangun infrastruktur irigasi, jembatan, dan jalan-jalan menuju pusat ekonomi desa (pertanian, perkebunan, perikanan) sehingga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita mengingat seluruh kepala desa seluruh Indonesia agar memanfaatkan sebaik mungkin dan tepat sasaran alokasi dana desa yang sangat besar dari pemerintah tersebut untuk membangun infrastruktur desa dalam rangka menumbuhkan pusat ekonomi dan kesejahteraan rakyat desa,” kata Fachrul Razi.

Mahasiswa program doktoral Ilmu Politik FISIP UI ini juga berpendapat bahwa untuk menghindari terjadinya penyimpangan terhadap alokasi dana desa ini ke depan perlu adanya regulasi khusus yang mengatur masalah tersebut. Selain itu, Fachrul Razi juga menilai bahwa untuk mengelola alokasi dana desa yang cukup besar saat ini perlu penguatan kapasitas aparat desa melalui pendidikan dan pelatihan singkat.

“Ke depan saya pikir perlu dibuat regulasi khusus mengenai pengelolaan dana desa untuk menghindari terjadinya penyimpangan. Kemudian saya menilai aparat desa saat ini perlu dikuatkan kapasitas melalui diklat,” kata Fachrul Razi.

Fachrul Razi berharap ke depan setelah menguatnya posisi desa baik infrastruktur maupun kapasitas aparat desa akan mendukung planing pemerintah sebagaimana wacana berkembang bahwa kemajuan dan pembangunan bangsa dimulai dari desa.

Oleh karena itu, lembaga-lembaga terkait dengan desa, seperti Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa dan Transmigrasi harus sinergis dalam upaya membangun desa

“Ke depan kita berharap lembaga-lembaga yang terkait dengan pembangunan desa harus sinergis dalam merealisasikan program masing-masing. Sehingga upaya membangunan negara dari desa bisa tercapai,” kata Fachrul Razi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPD: Daerah Harus Siap Songsong MEA

DPD: Daerah Harus Siap Songsong MEA

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 17:09 WIB

Terkini

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×