Ingin Jadi Tukang Sihir, Ayah Tega Bunuh Lima Anaknya

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 11 Januari 2015 | 14:13 WIB
Ingin Jadi Tukang Sihir, Ayah Tega Bunuh Lima Anaknya
Ilustrasi ilmu hitam/sihir. [Shutterstock/Kamnuan]

Suara.com - Sungguh tega ayah enam orang anak asal Pakistan yang kini jadi buronan ini. Diduga karena tengah terobsesi ingin menjadi ahli sihir atau menguasai ilmu hitam, dia dengan kejamnya telah mencekik lima orang anaknya hingga tewas.

Sebagaimana diberitakan AFP yang mengutip keterangan aparat kepolisian setempat pada Jumat (9/1/2015) lalu, Ali Nawaz Leghari (40), nama lelaki itu, melakukan dugaan pembunuhan terhadap kelima anaknya pada Kamis (8/1) malam. Peristiwa itu terjadi di Desa Saeed Khan, yang berjarak sekitar 230 km sebelah utara Karachi.

Disebutkan, kedua putri dan tiga putra yang dibunuh ayah mereka, itu berusia antara tiga sampai 13 tahun. Menurut polisi, sang ayah diduga melakukannya demi mendapatkan kekuatan magis, termasuk kemampuan mengubah benda-benda.

"Kondisi keuangan lelaki itu tampaknya tidak bagus, dan dia belakangan diketahui coba mempelajari ilmu hitam. Tampaknya, dia melakukan itu (pembunuhan) sebagai semacam pengorbanan demi mendapatkan ilmunya," ungkap Qamaruddin Rahimo, salah seorang petugas polisi.

Amjad Sheikh, kepala pollisi di daerah itu, juga membenarkan adanaya kejahatan tragis tersebut. Peristiwa itu menurutnya dilakukan Leghari yang tengah menjalani Chilla, semacam "perjalanan spiritual" selama 40 hari, yang diajarkan kepadanya oleh seorang pir (orang suci). Orang suci itu pulalah yang diharapkan Leghari bisa mengajarinya ilmu sihir.

Sementara menurut Rahimo pula, pada Selasa lalu, Leghari dilaporkan sempat mencoba meracuni makan malam keluarganya, namun ketahuan oleh istrinya. Kejadian itu pun berujung pada pertengkaran di antara maereka, yang membuat sang istri membawa putra sulungnya lari ke rumah orang tuanya.

Namun, justru dengan kepergian istri dan putra sulungnya itulah, menurut Rahimo lagi, Leghari malah bebas melanjutkan niat jahatnya. Usai membius kelima anaknya, dia lantas mencekik mereka menggunakan tali yang ada di rumahnya.

"Dia mencekik mereka satu demi satu di dalam kamar, lalu meninggalkan begitu saja jenazah mereka di atas sebuah tempat tidur di halaman terbuka," ungkap Rahimo lagi, sambil menambahkan bahwa kepolisian kini tengah memburu lelaki kejam tersebut.

Praktik ilmu hitam sendiri masih mengakar di beberapa kawasan di Pakistan, bahkan tergolong kuat dan dipercaya di lingkungan di mana Leghari dan keluarganya tinggal. Para penggiat praktik itu biasanya dikenal sebagai pir (orang suci) atau aamil (semacam penyihir). [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Burung Ini Berubah Menjadi Perempuan Setengah Baya

Burung Ini Berubah Menjadi Perempuan Setengah Baya

News | Senin, 20 Oktober 2014 | 11:04 WIB

Dituding Praktik Ilmu Hitam, Perempuan Ini Tewas Dikeroyok

Dituding Praktik Ilmu Hitam, Perempuan Ini Tewas Dikeroyok

News | Selasa, 22 Juli 2014 | 21:16 WIB

Terkini

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:34 WIB

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:28 WIB

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:26 WIB

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:20 WIB

Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan

Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:51 WIB