AirAsia QZ8501 Jatuh ke Laut Dalam Waktu 3 Menit

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2015 | 14:44 WIB
AirAsia QZ8501 Jatuh ke Laut Dalam Waktu 3 Menit
Badan pesawat AirAsia QZ8501. (Antara)

Suara.com - Ketua tim investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Mardjono Siswosuwarno mengungkapkan, rekaman dari data penerbangam (FDR) telah memperlihatkan gambar yang jelas tentang kejadian yang menimpa pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh ke Selat Karimata, Kalimantan Tengah.

Menurut Mardjono, pesawat itu terbang dalam ketinggian yang stabil sebelum jatuh ke laut. Namun, Mardjono dan penyidik dari KNKT lainnya tidak menyebutkan apa yang membuat pesawat itu jatuh.

Laporan awal yang dibuat KNKT terkait jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 hanya mengumpulkan data dan juga fakta terkait kasus tersebut. Laporan ini akan dipelajari selama tahapan analisis untuk menentukan penyebab musibah tersebut.

Sementara itu, tim penyelidik senior di KNKT, Ertata Lananggalih mengungkapkan, badai menyelimuti awan di ketinggian 44 ribu kaki. Pilot AirAsia meminta untuk menaikkan ketinggian menjadi 38 ribu kaki. Permintaan itu ditolak dan hanya diizinkan untuk naik ke ketinggian 34 ribu kaki.

“Pada ketinggian 32 ribu kaki, pesawat mengalami miring ke kiri sebelum naik ke ketingian 37.400 kaki dalam waktu 30 detik. Diperlukan waktu 30 detik lagi untuk kembali ke ketinggian 32 ribu kaki dan secara perlahan pesawat mulai jatuh secara perlahan. Hanya dalam waktu tiga menit, pesawat jatuh ke laut,” kata Ertata.

Pesawat AirAsia QZ8501 jatuh ke laut pada 28 Desember lalu tidak lama setelah lepas landas dari bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Pesawat yang mengangkut 162 penumpang itu diduga jatuh karena cuaca buruk. (Straitstimes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KNKT Ungkap 18 Poin Faktual Kecelakaan AirAsia QZ8501

KNKT Ungkap 18 Poin Faktual Kecelakaan AirAsia QZ8501

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 14:23 WIB

KNKT Percepat Garap "Final Report" Kecelakaan AirAsia QZ8501

KNKT Percepat Garap "Final Report" Kecelakaan AirAsia QZ8501

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 13:49 WIB

Dua Jenazah Korban AirAsia Dimasukkan Lemari Pendingin

Dua Jenazah Korban AirAsia Dimasukkan Lemari Pendingin

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 12:48 WIB

Ini yang Membuat AirAsia QZ8501 Naik dengan Kecepatan Tinggi

Ini yang Membuat AirAsia QZ8501 Naik dengan Kecepatan Tinggi

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 10:55 WIB

Polda Jatim Masih Tunggu Dua Jenazah AirAsia dari Majene

Polda Jatim Masih Tunggu Dua Jenazah AirAsia dari Majene

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 09:16 WIB

Jenazah Korban AirAsia Hanyut Sejauh 950 Km

Jenazah Korban AirAsia Hanyut Sejauh 950 Km

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 01:16 WIB

Jenazah Korban AirAsia Dikenali Berkat Baju yang Belum Dicuci

Jenazah Korban AirAsia Dikenali Berkat Baju yang Belum Dicuci

News | Rabu, 28 Januari 2015 | 18:18 WIB

Ini Penyebab Badan AirAsia QZ8501 Gagal Diangkat

Ini Penyebab Badan AirAsia QZ8501 Gagal Diangkat

News | Rabu, 28 Januari 2015 | 15:04 WIB

Lima Belas Jenazah Korban AirAsia Mulai Diidentifikasi

Lima Belas Jenazah Korban AirAsia Mulai Diidentifikasi

News | Rabu, 28 Januari 2015 | 13:11 WIB

Pastikan Pencarian AirAsia, Keluarga Korban Datangi Basarnas

Pastikan Pencarian AirAsia, Keluarga Korban Datangi Basarnas

News | Rabu, 28 Januari 2015 | 13:03 WIB

Terkini

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB