Gulat Manurung Disebut Jadi Perantara Suap ke Annas Maamun

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 29 Januari 2015 | 17:19 WIB
Gulat Manurung Disebut Jadi Perantara Suap ke Annas Maamun
Ilustrasi hukum (freedigitalphotos/Kittisak)

Suara.com - Gubernur (nonaktif) Riau Annas Maamun disebut pernah meminta uang kepada Surya Darmadi, pemilik PT Duta Palma. Tujuannya untuk memuluskan lahan perkebunan masuk ke dalam revisi SK Gubernur 673 mengenai alih fungsi lahan hutan menjadi bukan hutan melalui Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Riau, Gulat Medali Emas Manurung.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulher MS, saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus penyuapan alih fungsi revisi hutan di Riau dengan terdakwa Gulat Manurung di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2015).

"Saya bilang kalau pelepasan perkebunan saya enggak bisa, bukan tupoksi saya. Pak Surya tanya yang dekat dengan gubernur siapa? Saya bilang bisa menghubungi ananda Gulat, karena saya tahu dia sangat dekat dengan Pak Gubernur. Ibarat ayah dan anak," kata Zulher di persidangan.

Karena saran tersebut diterima oleh Darmadi, maka kemudian Zulher mempertemukan Darmadi dengan Gulat untuk selanjutnya dihubungkan dengan Annas. Namun, setelah ada pertemuan Darmadi, Gulat dengan Annas, Zulher memilih untuk tidak ikut campur dalam pertemuan.

Kemudian saat mejelis hakim memeriksa keterangan terdakwa Gulat, dia membeberkan bahwa PT Duta Palma berjanji memberikan Rp8 milyar untuk Annas. Uang senilai Rp8 milyar untuk Annas merupakan sebagai imbalan perusahaannya agar dimasukkan dalam revisi SK alih fungsi hutan. Meskipun demikian, dari uang yang dijanjikan Rp8 milyar tersebut baru direalisasikan Rp3 milyar, dan atas jasa Gulat menghubungkan Darmadi ke Annas, dirinya menerima Rp100 juta. Untuk memenuhi kekurangan sebesar Rp5 milyar, Gulat mecari dana pinjaman ke rekannya di Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Riau , Edison Marudut Marsdauli.

"Kenapa saudara sampai berani mencari pinjaman untuk membantu orang lain, apakah saudara juga ada kepentingan terhadap itu?" kata ketua majelis hakim Supriyono.

Gulat tidak tegas menjawab ke majelis hakim bahwa dirinya juga ada kepentingan dalam perubahan SK tersebut.

"Yang terpikir saat itu saya cuma mencari uang pinjaman,"ujar Gulat dengan nada tertahan-tahan saat menjelaskan kepada majelis hakim.

Kembali majelis hakim menanyakan hal itu secara berulang kali, tapi Gulat menjawab berbelit-belit.

"Secara rasional, jika seseorang berusaha mencarikan pinjaman untuk orang lain, pasti ada kepentingannya," kata hakim Supriyono.

Majelis hakim mengecam tindakan Gulat tidak menjawab dengan tegas pertanyaan majelis hakim.

"Saudara ini kan ketua asosiasi Petani Kelapa Sawit, juga dosen. Tapi tidak membela kepentingan rakyat kecil, malahan berencana membantu PT Duta Palma yang meminta bagian Lahan Seluas 18 ribu hektar," kata hakim Supriyono.

Namun, keterangan baru ini tidak sama sekali disebutkan dalam surat dakwaan Gulat. Dalam dakwaan Gulat hanya meminjam uang ke Edison untuk memenuhi permintaan Annas.

Berdasarkan pidato sambutan (mantan) Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, yang kini menjabat sebagai Ketua MPR, mengatakan adanya kesempatan perluasan lahan seluas 30 ribu hektar yang bisa diajukan dalam revisi SK Gubernur Riau atas perubahan luas kawasan hutan menjadi bukan hutan.

Mendengar kebijakan itu, Gulat pun menemui dan meminta lahan perkebunan miliknya dimasukkan dalam revisi SK Gubernur Riau nomor 637 tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kadisbun Riau: Hubungan Annas dan Gulat Seperti Ayah dan Anak

Kadisbun Riau: Hubungan Annas dan Gulat Seperti Ayah dan Anak

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 13:29 WIB

Kasus Annas Maamun, Sekda Provinsi Riau akan Diperiksa KPK

Kasus Annas Maamun, Sekda Provinsi Riau akan Diperiksa KPK

News | Rabu, 28 Januari 2015 | 12:24 WIB

KPK Kembalikan Barang Bukti Annas Maamun

KPK Kembalikan Barang Bukti Annas Maamun

News | Rabu, 14 Januari 2015 | 18:18 WIB

Zulkifli Hasan Jadi Saksi

Zulkifli Hasan Jadi Saksi

Foto | Senin, 05 Januari 2015 | 11:57 WIB

Diperiksa KPK sebagai Tersangka, Annas Lapor LHKPN

Diperiksa KPK sebagai Tersangka, Annas Lapor LHKPN

News | Rabu, 17 Desember 2014 | 12:58 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB