Effendi Sebut Ada Lingkaran yang Jauhkan Jokowi dari PDIP

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 29 Januari 2015 | 18:26 WIB
Effendi Sebut Ada Lingkaran yang Jauhkan Jokowi dari PDIP
Politisi PDI Perjuangan EFfendi Simbolon saat hadir dalam deklarasi koalisi di Lenteng Agung, Rabu (14/5/2014). [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon mengatakan Presiden Joko Widodo sudah seharusnya melibatkan partai politik dalam setiap pengambilan kebijakan. Partai, kata Effendi, harusnya ditonjolkan sebagai bagian dari pemerintah.

"Harusnya, partai politik memang berada di depan masalah-masalah bangsa. Negara ini dukungannya berasal dari partai politik. Pak Jokowi lahir dari partai politik. Karena itu, harusnya partai politik eksistensinya diperkuat," kata dia.

Lebih jauh, Effendi mengkritisi sikap Presiden Jokowi belakangan yang menurutnya kurang berkomunikasi dengan partai pendukung di Pilpres 2014, terutama PDI Perjuangan.

Effendi menuding lingkaran Presiden telah menjauhkan Jokowi dengan partai sehingga partai tidak dilibatkan pemerintah.

"Saya lihat, ini kebiasaan baru, bisa saja, belum sempat berkiprah di nasional, kita-kita juga yang sudah memilih dia. Sudah kodrat dia jadi Presiden. Jangan mengabaikan parpol. Kok seolah-olah partai politik yang menjadi pihak yang bermasalah," katanya.

"Kita hanya beri endorsment kepada dia. Sebagai kader di pemerintah, seyogyanya pemerintah itu identik dengan platform PDI Perjuangan, kalau tidak ya sudah. PDI Perjuangan pemenangan Pileg dan Pilpres, sah saja dong kalau platform pemerintah sama dengan pemerintah," Effendi menambahkan.

Lingkaran Jokowi yang dimaksud Effendi adalah Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno. Effendi menyebut mereka barisan pengkhianat.

"Orang-orang di sekitar Presiden Jokowi yang menyalahkan parpol pembuat kisruh politik, ya Andi dan Rini cs itu, mereka biang masalahnya. Mereka yang memusuhi parpol karena mereka tidak percaya diri," tuturnya.

Ketika disinggung apakah sikapnya yang terus mengkritik Jokowi merupakan bagian dari barisan sakit hati kepada Jokowi.

"Kok disebut sakit hati, tidaklah. Kita ini tugasnya beda. Kita ditugaskan di sini (parlemen), ada kader lain yang ditugaskan di pemerintah. Bagi-bagi tugaslah," kata Effendi.

Effendi mengatakan Presiden Jokowi besar karena PDI Perjuangan. Jadi, kata dia, Presiden ikut dengan PDI Perjuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jubir KMP: Kemungkinan Jokowi dan Prabowo Bicarakan RAPBN 2015

Jubir KMP: Kemungkinan Jokowi dan Prabowo Bicarakan RAPBN 2015

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 17:32 WIB

Jokowi dan Prabowo Beri Keterangan

Jokowi dan Prabowo Beri Keterangan

Foto | Kamis, 29 Januari 2015 | 17:30 WIB

Prabowo Bertemu Jokowi

Prabowo Bertemu Jokowi

Foto | Kamis, 29 Januari 2015 | 16:40 WIB

Prabowo Dukung Pemerintah, Februari Ketemu Jokowi Lagi

Prabowo Dukung Pemerintah, Februari Ketemu Jokowi Lagi

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 16:13 WIB

PDIP Akui Jokowi Libatkan Partai untuk Pilih Budi Gunawan

PDIP Akui Jokowi Libatkan Partai untuk Pilih Budi Gunawan

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 15:33 WIB

Terkini

Bebas Iritasi! 4 Brightening Toner Lokal Tanpa Alkohol untuk Kulit Cerah

Bebas Iritasi! 4 Brightening Toner Lokal Tanpa Alkohol untuk Kulit Cerah

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Alarm Darurat Krisis Iklim yang Kian Mengimpit Rakyat

Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Alarm Darurat Krisis Iklim yang Kian Mengimpit Rakyat

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Urutan Skincare Malam Wondermis Milik Nagita Slavina untuk Atasi Noda Hitam Wajah

Urutan Skincare Malam Wondermis Milik Nagita Slavina untuk Atasi Noda Hitam Wajah

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!

Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Sirkus Istana: Saat Pemimpin Negara Kehilangan Esensi Gaya Kepresidenan

Sirkus Istana: Saat Pemimpin Negara Kehilangan Esensi Gaya Kepresidenan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya

Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:43 WIB

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:31 WIB

×