Kelompok Relawan Tegaskan Tak Akan Tinggalkan Jokowi

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 02 Februari 2015 | 06:18 WIB
Kelompok Relawan Tegaskan Tak Akan Tinggalkan Jokowi
Presiden Joko Widodo (tengah) saat bersepeda di kawasan Bunderan HI Jakarta, Minggu (1/2/2015). [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Salah satu kelompok relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) atas nama DPP Posko Relawan Rakyat (Pos Raya), menyatakan kesetiaannya untuk tetap percaya dan mendukung kepemimpinan Presiden Jokowi dengan kebijakannya yang sesuai Nawa Cita.

"Kami akan selalu mendukung dan siap pasang badan mengawal kebijakan Jokowi," ungkap Ketua Umum DPP Pos Raya, Ferdinandus Semaun, didampingi Ketua Dewan Pembina Pos Raya, Febri WP, di Gedung Joang Jakarta, Minggu (1/2/2015).

Menurut Semaun, pernyataan sikap organisasinya itu merupakan jawaban atas upaya pembangunan "opini publik menyesatkan", yang menyatakan Jokowi telah ditinggalkan oleh relawan pendukungnya.

"Banyak pernyataan bahwa ada relawan pendukung yang meninggalkan Jokowi. Tetapi kami nyatakan, kami tetap akan mendukung pemerintahan Jokowi untuk merealisasikan kesejahteraan rakyat," tegas Semaun.

Ditambahkan Semaun, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat dan elemen bangsa untuk menyadari bahwa banyak pihak yang menunggangi masalah yang menimpa Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) dan Komjen Pol Budi Gunawan (BG), yang dapat menyebabkan kondisi bangsa terganggu dan agenda pembangunan terhambat. Oleh karena itu, mereka pun menyerukan kepada pemerintahan Jokowi dan seluruh masyarakat Indonesia, untuk tetap fokus memprioritaskan pembangun bangsa dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

Semaun menilai slogan "Save KPK", "Save Polri", serta "Save Indonesia", merupakan sebuah keharusan yang menjadi tanggung jawab masyarakat Indonesia. Namun upaya penyelamatan tersebut menurutnya tidak serta-merta akan menyelamatkan oknumnya yang terlibat masalah hukum.

Menurutnya pula, masalah hukum yang menimpa oknum KPK dan Polri harus tetap diproses secara hukum. Artinya menurutnya, biarkan hukum itu sendiri yang akan memberikan keadilan kepada yang bersangkutan.

"Hal ini menjadi penting, agar tidak terjadi perlakuan hukum yang istimewa (diskriminasi) terhadap warga negara yang memiliki posisi politik atau jabatan tertentu, sesuai dengan semangat dalam UUD 1945," tuturnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib BG Jadi Kapolri Tetap di Jokowi, Bukan Praperadilan

Nasib BG Jadi Kapolri Tetap di Jokowi, Bukan Praperadilan

News | Minggu, 01 Februari 2015 | 18:05 WIB

Terkini

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB