MUI Sidoarjo Bakar Al Quran Raksasa

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 14 Februari 2015 | 17:48 WIB
MUI Sidoarjo Bakar Al Quran Raksasa
Proses pembakaran Al Quran raksasa oleh MUI. (suara.com/Yovie Wicaksono)

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sidoarjo akhirnya membakar Al Quran raksasa milik Anang Asriyanto, warga Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, Sabtu (14/2/2015) siang. Pembakaran dilakukan di halaman belakang kantor MUI Sidoarjo.

Ketua MUI Sidoarjo, Usman Bahri mengatakan semula pembakaran akan dilakukan di depan Pendopo Kabupaten. Namun dengan berbagai macam pertimbangan, pembakaran Al Quran raksasa berukuran panjang 2 meter dan lebar 2,40 meter dilakukan halaman belakang kantor MUI Sidoarjo.

Pantauan suara.com, sebelum dilakukan pembakaran, Al Quran raksasa itu dipotong kecil-kecil menjadi beberapa bagian. Tujuannya adalah untuk memudahkan proses pembakaran.

Pembakaran dihadiri pihak MUI Sidoarjo, Forum Pimpinan Kabupaten (Forpimka), serta perwakilan dari Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Sidoarjo.

Usman menjelaskan Al Quran raksasa ini tidak bisa disebut sebagai Al Quran karena banyaknya kesalahan. "Karena banyaknya kesalahan, lebih tepat disebut Mushaf bukan Al Quran," ujar Usman.

Pembakaran dilakukan karena MUI khawatir masyarakat mendapatkan penafsiran yang salah soal ajaran Islam. MUI khawatir Al Quran itu bisa menimbulkan kemusyrikan.

Sebelumnya 12 Januari 2015 silam lalu Anang mengklaim Al Quran dengan panjang 2 meter dan lebar 2 meter lebih dan beratnya 200 kg tiba-tiba muncul di kamar rumahnya. Awalnya, Anang mengaku tidak tahu siapa yang menaruh Al Quran itu di kamar tersebut.

Menyusul penemuan tersebut, MUI Sidoarjo turun tangan. Sehari sesudah penemuannya, Al Quran tersebut diamankan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat. Al Quran dibawa agar tidak menimbulkan penafsiran yang macam-macam di kalangan masyarakat. Akhirnya keberadaan Al Quran itu terungkap. Anang mendapatkan Al Quran itu dengan cara membelinya seharga Rp42 juta. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Al Quran Raksasa di Sidoarjo Bukan Barang Bersejarah

Al Quran Raksasa di Sidoarjo Bukan Barang Bersejarah

News | Jum'at, 30 Januari 2015 | 12:07 WIB

PB NU Dukung Pemusnahan Al Quran Raksasa di Sidoarjo

PB NU Dukung Pemusnahan Al Quran Raksasa di Sidoarjo

News | Jum'at, 30 Januari 2015 | 11:01 WIB

Terkini

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB