Sopir Bajaj Senang Pertamina Sudah Tambah SPBG

Arsito Hidayatullah

Minggu, 15 Februari 2015 | 09:31 WIB
Sopir Bajaj Senang Pertamina Sudah Tambah SPBG
Minimnya SPBG

Suara.com - Para sopir angkutan umum jenis bajaj di seputaran ibu kota Jakarta mengaku senang PT Pertamina (Persero) telah menambah tujuh stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) bergerak.

Seorang sopir bajaj, Sapri, saat ditemui di Jakarta, Minggu (15/2/2015), mengatakan bahwa penambahan SPBG bergerak atau Mobile Refuelling Unit (MRU) tersebut membuat dirinya dan para sopir bajaj lainnya tidak perlu lagi mengantre untuk mengisi BBG.

"Tambahan SPBG ini sudah kami nantikan sejak lama. Kami tidak perlu antre berjam-jam lagi untuk mengisi BBG," kata warga Puri Kembangan, Jakarta Barat tersebut.

Menurut Sapri, dirinya sangat beruntung memakai BBG, karena jauh lebih murah dibandingkan bensin. Harga BBG menurutnya hanya Rp3.100 per liter setara premium (LSP), sementara premium sekarang ini Rp6.700 per liter.

"Selisihnya dua kali lipat," tandasnya.

Apalagi di saat harga premium mencapai Rp8.500 per liter lalu, Sapri merasa sangat terbantu dengan memakai BBG. Sementara sopir bajaj lainnya, Kusno, mengatakan bahwa kalau memakai BBG, dalam satu hari dirinya hanya mengeluarkan biaya Rp20.000-25.000.

"Tapi kalau pakai bensin, bisa di atas Rp50.000, atau bisa hemat Rp30.000 per hari atau Rp600.000 per bulan," katanya, saat ditemui sedang mengantre BBG di MRU kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Sopir lainnya, Kusworo, pun mengaku senang dengan semakin banyaknya SPBG. Menurutnya pula, saat ini kendaraan angkutan roda tiga bajaj yang memakai BBG sudah semakin banyak.

"Kalau SPBG tidak ditambah, maka kami akan antre semakin lama dan habis waktu," ujar sopir bajaj yang tinggal di Matraman, Jakarta Timur itu.

Pemakaian BBG, lanjut Kusworo, juga membuat mesin lebih awet dan udara juga lebih bersih.

Untuk diketahui, Pertamina telah menuntaskan pembangunan tujuh unit MRU jenis gas terkompresi (compressed natural gas/CNG), yang merupakan penugasan pemerintah untuk pelaksanaan program konversi BBM ke BBG bagi transportasi darat. Ketujuh MRU tersebut adalah kelanjutan dari program yang dibiayai APBN 2014, yang dapat diselesaikan Pertamina dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Selanjutnya, MRU tersebut akan dikelola Pertamina melalui PT Pertamina Gas Niaga. MRU itu sendiri akan ditempatkan di tujuh titik lokasi strategis yang terintegrasi dengan jalur-jalur angkutan umum dan tidak terjangkau infrastruktur gas. Masing-masing unit MRU memiliki ukuran sekitar 20 kaki, dengan kapasitas storage sekitar 1800 LSP. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Bangun 7 MRU untuk Pengisian BBG

Pertamina Bangun 7 MRU untuk Pengisian BBG

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 09:46 WIB

Penghematan Angkutan LPG Pertamina

Penghematan Angkutan LPG Pertamina

Foto | Sabtu, 07 Februari 2015 | 21:04 WIB

Menteri ESDM Curhat soal Pertamina ke DPR

Menteri ESDM Curhat soal Pertamina ke DPR

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2015 | 18:08 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×