Jokowi Didesak Segera Ratifikasi FCTC

Laban Laisila, Erick Tanjung

Minggu, 15 Februari 2015 | 13:56 WIB
Jokowi Didesak Segera Ratifikasi FCTC
Demonstrasi tuntut Presiden Joko Widodo ratifikasi FCTC. [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Sekelompok massa yang tergabung dalam Smoke Free Agents (SFA) ‎menggelar aksi menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (15/2/2015).

Massa yang didominasi perempuan membawa replika bumi yang berbentuk peta Indonesia yang dipenuhi dengan batang rokok dan replika bungkus rokok raksasa seukuran tubuh manusia.

Peta Indonesia yang dipenuhi oleh rokok ini menggambarkan tentang kondisi negara yang sudah rentan akan bahaya rokok. Selain replika Bumi Indonesia, mereka juga membawa atribut berupa dua buah kota rokok raksasa dengan gambar penyakit kanker mulut akibat rokok.

Salah satu perwakilan SFA, Ricki Cahyana menuturkan, gerakan ini untuk mendorong pemerintah agar mengeluarkan kebijakan hindari rokok.

"Kami mendorong agar pemerintah meratifikasi FCTC, karena nasib kesehatan generasi muda saat ini semakin buruk dengan acaman rokok di depan mata. Kami menolak menjadi sasaran empuk penjualan rokok yang telah menjadian negara ini sebagai asbak dunia," kata Ricki di Bundaran HI.

Dia mendesak Pemerintah agar menaikkan harga dan bea cukai rokok yang tinggi. Serta pelarangan produk rokok untuk anak dibawah usia 18 tahun.

"Dengan begitu perokok pasif bisa ditekan, karena ada perlindungan terhadap asap rokok di kawasan-kawasan tertentu. Iklan promosi yang menyesatkan dan segala bentuk sponsor serta promosi rokok dapat dilarang," terangnya lagi.

Selain itu, Ricki juga meminta pendidikan kepada anak-anak dibawah umur akan bahaya rokok. Selain itu para perokok aktif juga bisa mendapatkan akses dengan program berhenti merokok.

Menurutnya, berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010, lebih dari 40,3 juta anak Indonesia berusia 0-14 tahun menjadi perokok pasif karena tinggal dengan perokok. Selain itu, prevalensi usia rokok pemula 15-19 tahun mencapai 20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stop Merokok, Kunci Cegah Kanker Usus Besar

Stop Merokok, Kunci Cegah Kanker Usus Besar

Health | Jum'at, 13 Februari 2015 | 18:31 WIB

Heboh Foto Bayi Merokok, Ini Tanggapan Menteri Kesehatan

Heboh Foto Bayi Merokok, Ini Tanggapan Menteri Kesehatan

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 19:03 WIB

KPAI: Pengunggah Foto Bayi Merokok Langgar UU Perlindungan Anak

KPAI: Pengunggah Foto Bayi Merokok Langgar UU Perlindungan Anak

News | Rabu, 11 Februari 2015 | 16:27 WIB

Krisna Mukti Minta Ortu yang Unggah Foto Bayi Merokok Ditindak

Krisna Mukti Minta Ortu yang Unggah Foto Bayi Merokok Ditindak

News | Rabu, 11 Februari 2015 | 13:14 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×