Komunitas Gowes Jember Datangi KPK Beri Dukungan Moral

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 16 Februari 2015 | 11:56 WIB
Komunitas Gowes Jember Datangi KPK Beri Dukungan Moral
Komunitas pecinta sepeda onthel dari Solidaritas Pelajar dan Komunitas Sepeda Tua dukung KPK (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Belasan anggota pecinta sepeda tua asal Jember, Jawa Timur, yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar dan Komunitas Sepeda Tua mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (16/2/2015).

Komunitas yang beranggotakan 15 orang itu sengaja menempuh jarak sekitar seribu kilometer untuk memberikan dukungan moral kepada KPK. Komunitas tersebut prihatin dengan KPK yang sekarang eksistensinya sedang terancam.

"Menyelamatkan Indonesia dengan memberantas korupsi adalah komitmen luhur dari seluruh rakyat Indonesia, karena itu kami berusaha menempuh jarak yang sangat jauh ini untuk mendukung KPK," kata Agus Hamdani di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Selain itu untuk mendukung KPK, mereka juga memperjuangkan isu kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan bisa dicapai bila Indonesia bebas dari korupsi.

"Masyarakat luas merindukan Indonesia bebas dari korupsi, Indonesia yang kuat. Kami berharap bapak Jokowi dapat menemui kami sebentar, karena kami akan gowes ke Istana," kata Agus.

Agar Presiden Jokowi bisa bersikap tegas, komunitas tersebut rencananya akan memberikan "pil antigalau" kepada Presiden.

"Agar tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan demi menyelamatkan KPK. Kami akan menyerahkan pil 'antigalau.' Pil ini untuk mengingatkan Presiden Jokowi untuk tidak ragu-ragu menyelamatkan KPK," kata Agus.

Seperti diketahui, setelah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto ditangkap dan dijadikan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri, satu persatu, pimpinan KPK lainnya juga dilaporkan ke polisi.

Ketua KPK Abraham Samad dilaporkan atas dugaan pertemuan dengan elite PDI Perjuangan di Pilpres 2014. Samad dikatakan melobi tim sukses agar dipasangkan sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo.

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja juga dilaporkan ke polisi terkait dugaan tindak kriminal atas perampokan perusahaan dan kepemilikan saham secara ilegal di PT Desy Timber di Berau, Kalimantan Timur.

Kemudian, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen juga dilaporkan ke polisi atas dugaan suap kasus Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat ketika Zulkarnaen masih menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim pada 2010

Bahkan, Deputi Pencegahan KPK Johan Budi juga dipolisikan dengan kasus yang menurut Johan Budi sebenarnya sudah lama selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengadilan Menangkan Gugatan BG, Mubarok: Ini akan Blunder

Pengadilan Menangkan Gugatan BG, Mubarok: Ini akan Blunder

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:38 WIB

Makna Tarian Papua di Balik Sidang Praperadilan

Makna Tarian Papua di Balik Sidang Praperadilan

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:28 WIB

Budi Gunawan Menang, Polisi 'Berpesta'

Budi Gunawan Menang, Polisi 'Berpesta'

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:13 WIB

PDI Perjuangan Minta Jokowi Lantik BG Jadi Kapolri Hari ini

PDI Perjuangan Minta Jokowi Lantik BG Jadi Kapolri Hari ini

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:12 WIB

KPK Masih Bisa Keluarkan Sprindik Lagi untuk Budi Gunawan

KPK Masih Bisa Keluarkan Sprindik Lagi untuk Budi Gunawan

News | Senin, 16 Februari 2015 | 11:01 WIB

Terkini

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB