Program Promonya 'Berbau' Rasis, Krispy Kreme Terpaksa Minta Maaf

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2015 | 09:02 WIB
Program Promonya 'Berbau' Rasis, Krispy Kreme Terpaksa Minta Maaf
Iklan promo Krispy Kreme yang dinilai 'berbau' rasis itu. [Akun Facebook Krispy Kreme Hull]

Suara.com - Perusahaan jaringan penjualan donat dan makanan ringan, Krispy Kreme, harus berhadapan dengan satu masalah kontroversial 'berbau' rasis pekan ini. Lantaran peristiwa yang muncul di salah satu cabangnya di Inggris itu, pihak Krispy Kreme pun terpaksa menyampaikan permintaan maaf.

Masalah tersebut terkait sebuah iklan yang ditampilkan pihak Krispy Kreme yang salah satunya memuat program promo bertajuk "KKK Wednesdays" atau "Rabu KKK". Menurut pihak toko Krispy Kreme yang memasang promo itu, aslinya itu merupakan kependekan dari program "Krispy Kreme Klub Wednesdays".

Cuma masalahnya, singkatan "KKK" tersebut sudah jauh lebih dulu identik dengan istilah lain yang mengandung rasisme dan kontroversial, yakni Ku Klux Klan. Ini adalah semacam gerakan anti-kulit hitam di Amerika Serikat (AS) yang berawal sejak era 1800-an lalu, sebelum lantas merebak lagi di era 1920-an.

Pihak toko yang mewakili Krispy Kreme mengaku awalnya sama sekali tidak menyadari hal itu. Namun ketika promo tersebut muncul di laman Facebook mereka dan lantas mendapat kritik dari pembacanya, barulah mereka sadar. Ujung-ujungnya, Krispy Kreme pun akhirnya harus menyampaikan permintaan maaf secara resmi, sembari menghapus iklan promo tersebut.

"Krispy Kreme memohon maaf sedalam-dalamnya terkait nama yang tak pantas dari sebuah promo di salah satu toko kami," ujar juru bicara Krispy Kreme, sebagaimana dikutip The Guardian, Selasa (17/2/2015).

"Promo ini sama sekali tidak bertujuan untuk menyinggung pihak mana pun. (Kini) Semua material (terkait promo itu) sudah ditarik, dan sebuah penyelidikan internal (atas kesalahan itu) tengah dilakukan," sambung pihak Krispy Kreme.

Namun sementara itu, program dimaksud sendiri disebut masih akan tetap dijalankan oleh pihak Krispy Kreme, khususnya melalui toko yang sudah merancangnya.

"Kami belum punya nama baru untuk program ini," ungkap seorang pegawai Krispy Kreme kepada jaringan berita Daily Mail. "Tapi program ini tetap akan dijalankan pekan ini," tambahnya. [Gawker]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suporter Bertindak Rasis, Klub Sepak Bola Ini Didenda

Suporter Bertindak Rasis, Klub Sepak Bola Ini Didenda

Bola | Kamis, 09 Oktober 2014 | 11:30 WIB

Dikatai Monyet, Pemain Timnas Brasil Ini Tidak Terima

Dikatai Monyet, Pemain Timnas Brasil Ini Tidak Terima

Bola | Rabu, 01 Oktober 2014 | 21:00 WIB

Fans Lambaikan Pisang, Klub Jepang Ini Kena Denda

Fans Lambaikan Pisang, Klub Jepang Ini Kena Denda

Bola | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 04:15 WIB

Terkini

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

News | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:27 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB