Warga Berkumpul di TKP Penemuan Sopir Express yang Dibunuh

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 18 Februari 2015 | 10:53 WIB
Warga Berkumpul di TKP Penemuan Sopir Express yang Dibunuh
Taksi Express yang ditembak di Mampang, Jakarta Selatan (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Tempat penemuan jenazah sopir taksi Express nomor polisi B 1595 ETB bernama Tony Zahar di Jalan Raya Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2015), menjadi tontonan warga.

Banyak pengendara yang memilih untuk menepi untuk bisa melihat langsung lokasi. Akibatnya, jalan raya dari Stasiun Tanjung Barat arah Pasar Minggu macet parah hingga pukul 10.00 WIB tadi.

Tony Zahar ditemukan tak bernyawa sekitar jam 05.30 WIB tadi di dalam taksi. Ia mengalami sejumlah luka tusukan serta dompet serta ponselnya raib.

Pada jam 09.30 WIB tadi, taksi Express nomor 500122 dan nomor mobil DC 7177 itu sedang dipindahkan ke lokasi lain.

Menurut pengamatan Suara.com, taksi tersebut didorong oleh sejumlah anggota polisi.

Tokoh masyarakat bernama Daeng (64) mengatakan melihat langsung kondisi korban saat baru ditemukan.

Daeng mengatakan kondisi tubuh sopir taksi nomor 500122 dan nomor mobil DC 7177 itu sangat mengenaskan.

"Warga saya Janu yang pertama kali melihatnya, lalu kasih tahu ke saya, saya nyebrang ke sini (TKP) ternyata benar ada pembunuhan. Korban ditusuk di bagian belakang, depan dan saya gak tahu persis berapa tusukan. Saat itu sudah meninggal," kata mantan RT 13 RW 05, Kelurahan Pasar Minggu, saat ditemui di lokasi.

Daeng menduga motif pembunuhan sopir taksi ini adalah perampokan. Indikatornya, kata dia, tidak ditemukan telepon genggam dan dompet milik korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pisau Ditemukan di TKP Pembunuhan, Dompet Sopir Express Raib

Pisau Ditemukan di TKP Pembunuhan, Dompet Sopir Express Raib

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 10:34 WIB

Sejumlah Luka Tusukan Ditemukan di Tubuh Sopir Taksi Express

Sejumlah Luka Tusukan Ditemukan di Tubuh Sopir Taksi Express

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 10:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×