Ada yang Janggal di Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Express

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 18 Februari 2015 | 12:08 WIB
Ada yang Janggal di Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Express
Sejumlah sopir taksi melakukan aksi sweeping di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (22/3).

Suara.com - Rekan Tony Bahar menemukan kejanggalan dalam kasus pembunuhan terhadap Tony. Tony adalah sopir taksi Express nomor polisi B 1595 ETB yang ditemukan tak bernyawa dan bersimbah darah di dalam taksi di Jalan Raya Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2015), sekitar jam 05.30 WIB tadi.

Motif kasus tersebut diyakini bukan perampokan.

"Selama ini, kasus perampokan bisanya targetnya gak harus leher, tapi ini leher. Saya kaget juga setelah melihat lukanya," ujar salah satu rekan korban, Munawar (45), kepada suara.com di RSCM Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2015).

Munawar menambahkan uang yang diperoleh sopir taksi sekali operasi paling banyak Rp800 ribu, itu pun kalau belum dipotong untuk pembelian BBM.

"Kalau targetnya harta, paling juga dia bawa duit Rp700 ribu - Rp800 ribu, itu juga kalau belum dipotong BBM. Kalau digorok lehernya itu ada yang ganjil saya kira," kata dia.

Lantas, Munawar menduga ada motif dendam pribadi dalam kasus ini.

Munawar tidak tahu siapa musuh Tony. Sepengetahuannya, selama ini Tony tidak punya musuh karena dia orang baik.

"Kalau dilihat dari fisiknya (Tony) ga punya musuh, dia, kan orangnya gendut, yang jelas kalau dia di lapangan lari juga gak bisa," kata Munawar.

Kasus pembunuhan terhadap Tony, saat ini ditangani kepolisian. Dompet dan ponsel korban hilang dari TKP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pisau Ditemukan di TKP Pembunuhan, Dompet Sopir Express Raib

Pisau Ditemukan di TKP Pembunuhan, Dompet Sopir Express Raib

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 10:34 WIB

Sejumlah Luka Tusukan Ditemukan di Tubuh Sopir Taksi Express

Sejumlah Luka Tusukan Ditemukan di Tubuh Sopir Taksi Express

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 10:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×