facebook

Dukung KPK, Para Guru Besar Bersih-bersih Pos Polisi Bundaran HI

Siswanto | Erick Tanjung
Dukung KPK, Para Guru Besar Bersih-bersih Pos Polisi Bundaran HI
Dukung KPK, Para Guru Besar Bersih-bersih Pos Polisi Bundaran HI

Di bawah terik matahari, para akademisi meneriakkan "Save KPK dan Bangun Polisi Bersih."

Sejumlah guru besar dan dekan dari berbagai universitas turun ke jalan untuk mendukung eksistensi Komisi Pemberantasan Korupsi, Minggu (22/2/2015). Di depan Hotel Grand Hyaat atau kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, mereka menyelenggarakan mimbar bebas. Aksi ini dilaksanakan bersamaan dengan acara car free day‎ sehingga menyedot perhatian masyarakat.

Di bawah terik matahari, para akademisi meneriakkan "Save KPK dan Bangun Polisi Bersih."

Sebelum mimbar bebas, mereka melakukan aksi bersih-bersih lingkungan pos polisi Bundaran.

‎"Hari ini bersama kita ada para gugur besar dan dekan dari UI, ITB, IPB, Unpad dan berbagai universitas lainnya," kata Imam Prasojo, sosiolog dari Universitas Indonesia.

‎Imam menyatakan akademisi mendukung KPK dan reformasi Polri. Imam meminta semua pemilik otoritas, khususnya petinggi Polri, agar mau memperkuat KPK, bukan malah melemahkan.

"Jangan ada kriminalisasi KPK yang bertujuan untuk melemahkan pemberantasan korupsi. Karena di KPK itu di dalamnya juga ada penyidik dari polisi," katanya.

Itu sebabnya, kata Imam, aksi gotong royong membersihkan kantor pos polisi tadi dimulai dari bagian atas. Ini sebagai pesan bahwa untuk membersihkan negara dan kepolisian dari praktik korupsi harus dimulai dari level atas atau pimpinannya.

"Untuk membersihkan negeri ini harus dibersihkan di bagian atasnya dulu. Maka dari itu, masyarakat dan polisi harus saling menjaga kejujuran," kata dia.
 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS