Kodim Sukabumi Identifikasi Terduga Anggota ISIS

Siswanto | Suara.com

Senin, 23 Februari 2015 | 11:06 WIB
Kodim Sukabumi Identifikasi Terduga Anggota ISIS
Latihan ISIS di kamp khusus anak-anak. (Youtube)

Suara.com - Komando Distrik Militer 0607 Sukabumi, Jawa Barat, mencurigai adanya gerakan Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS di Sukabumi.

"Dari hasil laporan intelijen kami, sudah ada beberapa kelompok yang dicurigai merekrut dan menyebarkan paham ISIS di wilayah hukum kami dan keberadaan mereka terus dipantau," kata Komandan Kodim 0607 Sukabumi, Letkol (Arm) Sarifudin kepada Antara di Sukabumi, Senin (23/2/2015).

Dikatakan, dari hasil penyelidikan sudah ada warga Sukabumi yang berangkat ke Suriah, namun berhasil digagalkan bersama beberapa orang yang diduga anggota ISIS. Modus yang mereka lakukan agar bisa berangkat ke Suriah dan Irak, katanya, dengan berpura-pura mengunjungi sanak saudara di Malaysia, kemudian berangkat dari negara itu.

Selain itu, nama-nama terduga anggota ISIS ini sudah menjadi target operasi Kodim 0607 Sukabumi dan setiap gerakannya sudah terpantau, namun Saripudin enggan memberitahukan berapa jumlah dan keberadaan terduga anggota ISIS ini karena masih dalam pendalaman intelijennya dan selalu berpindah-pindah keberadaannya.

"Temuan ini masih menjadi target operasi kami dan untuk antisipasinya intelijen sudah disebar ke seluruh pelosok yang dicurigai adanya gerakan anggota ISIS," tambahnya.

Dari pantauan Kodim gerakan yang dilakukan oleh terduga jaringan ISIS dilakukan dari mulut ke mulut, khususnya kepada mereka yang baru mengenal dunia Islam, sehingga aqidahnya mudah terasuki oleh paham menyimpang. Namun, diyakini gerakan mereka tidak akan berkembang karena masyarakat sudah mengetahui bahwa ISIS adalah organisasi radikal.

Ia mengatakan gerakan yang dilakukan oleh ISIS tidak sesuai dengan sunah Rasulullah SAW, Al Quran dan ajaran agama Islam, karena perilaku mereka lebih kepada kaum barbar yang merupakan organisasi teroris.

"Untuk antisipasinya, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak lain dan melakukan kegiatan seperti pengajian ke setiap masjid agar masyarakat tidak terpengaruh oleh paham radikal ISIS ini," kata Saripudin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Rilis Video Latihan di Kamp Khusus Anak-anak

ISIS Rilis Video Latihan di Kamp Khusus Anak-anak

News | Senin, 23 Februari 2015 | 08:28 WIB

ISIS Rampas dan Bakar Alat Musik di Libya

ISIS Rampas dan Bakar Alat Musik di Libya

News | Minggu, 22 Februari 2015 | 16:44 WIB

Anggota ISIS Berkelahi Gara-gara Budak Seks

Anggota ISIS Berkelahi Gara-gara Budak Seks

News | Minggu, 22 Februari 2015 | 06:07 WIB

ISIS Akan Serang Roma, Ini Komentar Kocak Warga Italia

ISIS Akan Serang Roma, Ini Komentar Kocak Warga Italia

News | Sabtu, 21 Februari 2015 | 15:27 WIB

Tiga Remaja Perempuan Kabur dari Rumah dan Bergabung dengan ISIS

Tiga Remaja Perempuan Kabur dari Rumah dan Bergabung dengan ISIS

News | Sabtu, 21 Februari 2015 | 06:49 WIB

Terkini

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB