Anggota DPR Tak Punya Alasan Kuat Interpelasi Jokowi Soal BG

Siswanto | Suara.com

Senin, 23 Februari 2015 | 15:38 WIB
Anggota DPR Tak Punya Alasan Kuat Interpelasi Jokowi Soal BG
Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Alasan anggota DPR RI bila hendak menggunakan hak interpelasi terhadap Presiden Joko Widodo atas keputusan membatalkan pelantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri, lalu menggantinya dengan Komjen Badrodin Haiti, dinilai lemah.

"Saya tidak melihat ada alasan tertentu sehingga apa yang disetujui DPR itu lalu otomatis harus dilantik oleh Presiden," kata Direktur Lembaga Riset Populi Center, Usep S Ahyar, kepada suara.com, Senin (23/2/2015).

Menurut Usep keputusan Presiden membatalkan Budi Gunawan tidak melanggar ketentuan.

"Secara konstitusi apa yang dilanggar Presiden," kata Usep.

Usep menambahkan dalam kondisi dan latar belakang seperti yang terjadi kemarin, kata Usep, langkah Presiden sudah benar.

Usep menekankan bahwa penggunaan hak interpelasi atau hak untuk meminta penjelasan pemerintah harus didasari alasan yang sangat mendasar.

Bila tidak ada alasan yang mendasar, lalu anggota DPR mengajukan hak interpelasi, kata Usep, hal tersebut hanya akan menimbulkan kegaduhan politik.

Belajar dari berbagai peristiwa politik yang terus mendera Jokowi, Usep menyarankan agar Presiden segera membentuk tim komunikasi independen. Tim ini, katanya, harus diisi orang-orang yang dihormati, ahli, dan tidak memiliki ikatan dengan partai politik, baik Koalisi Merah Putih maupun Koalisi Indonesia Hebat.

"Ke depan, di pihak Jokowi dibutuhkan tim yang piawai memainkan politik. Mau gak mau, Jokowi ini kan kalau dilihat dari sisi dukungan politik, hubungan politik tidak terlalu kuat.

Menurut saya harus ada tim yang mengurusi kepentingan politik, yang pandai berkomunikasi dengan semua pihak, khususnya DPR," kata Usep.

Usep menambahkan komunikasi politik masih menjadi kelemahan Jokowi, apalagi Jokowi belum memiliki juru bicara.

"Komunikasi masih lemah. Jubir pun belum ada, masih di-handle oleh Seskab, bahkan beliau sendiri yang berkomunikasi ke masyarakat. Dalam konteks itu Presiden kurang piawai dalam komunikasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eva: Enggak Mungkin Megawati Arahkan PDIP Interpelasi Jokowi

Eva: Enggak Mungkin Megawati Arahkan PDIP Interpelasi Jokowi

News | Senin, 23 Februari 2015 | 14:31 WIB

Ini Penjelasan Perppu KPK yang Diterbitkan Presiden Jokowi

Ini Penjelasan Perppu KPK yang Diterbitkan Presiden Jokowi

News | Senin, 23 Februari 2015 | 12:39 WIB

KPK Siapkan Langkah Cadangan Bila Kasasi Ditolak

KPK Siapkan Langkah Cadangan Bila Kasasi Ditolak

News | Senin, 23 Februari 2015 | 12:09 WIB

Terkini

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:21 WIB

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:06 WIB

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:05 WIB

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:50 WIB

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:43 WIB

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:39 WIB

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:33 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:28 WIB