Ribuan Anggota Geng Motor Paling Mengerikan di Bandung Tobat

Ardi Mandiri

Senin, 23 Februari 2015 | 23:47 WIB
Ribuan Anggota Geng Motor Paling Mengerikan di Bandung Tobat
Geng motor

Sementara itu, Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil menyatakan dukungannya atas kegiatan yang dibuat geng motor Brigez yang memiliki anggota sekitar 5.000 orang di Kota Bandung.

"Kalau buat saya begini ya, kegiatan mereka ini bagus ya. Jadi kalau ada dulunya persepsi negatif, lalu kini mereka ingin berubah dengan cara-cara baik, tentu harus didukung," kata pria yang biasa disapa Emil ini.

Dirinya menyaksikan langsung acara silaturahmi dan zikir bersama yang dihadiri keluarga Brigez se-Jawa dan Bali.

"Mengubah pola pikir orang itu harus pelan-pelan dan tidak harus dilawan secara fisiknya. Namun dengan adanya dukungan dari berbagai pihak stigma negatif bisa dibalikan," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap apa yang dilakukan oleh anggota geng motor Brigez bisa menjadi titik balik cap buruk geng motor selama ini terlanjur dicap negatif oleh masyarakat.

"Di sini saya juga mengimbau kepada kelompok motor lainnya melakukan hal sama dalam bentuk mengisi rohaninya dalam hal-hal baik. Sehingga warga tahu ada proses perubahan ke arah lebih baik," katanya.

Dalam laman facebook resminya Ustad Arifin Ilham menuliskan dirinya seperti menerima tamu tak biasa saat diundang oleh Keluarga Besar Brigez untuk melakukan dzikir akbar.

"Geng motor terbesar Brigez yang beranggota 30 ribu biker mengundang abang untuk berzikir," tulis Arifin pada lama Facebooknya, Minggu (22/2).

Ia juga mengunggah sebuah foto yang menampilkan ratusan anggota geng motor Brogez duduk di dalam sebuah masjid.

"Jadi yang ada hadir banyak remaja yang pakai anting, kalung, bertato. Yang penting dan utama bagi abang, kita sama-sama berhijrah," kata Arifin.

Pengajian Rutin Sejak tiga tahun lalu ternyata Kiki Ahmad, Muhamad Eridwan dan Erwin Taufik atau Benet, telah rutin menggelar pengajian di Masjid Al Lathiif Jalan Saninten Nomor 2 Kota Bandung.

"Alhamdulilah jalan kami untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Tiap hari Senin dan Rabu, ba'da Magrib kami rutin melakukan pengajian di Masjid Al Lathiif ini," kata Benet.

Benet yang pernah menjadi Panglima Geng Motor Brigez tersebut mengaku banyak hambatan dan rintangan ketika dirinya ingin lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

"Memang benar, untuk menjadi orang benar itu susah, ini bukanlah hal yang mudah. Semudah membalikkan telapak tangan," katanya.

Hambatan internal dan ekternal silih berganti datang kepada ia dan rekan-rekannya di Brigez, ketika mereka memantapkan hati untuk melangkah ke jalan yang lebih baik.

"Pokoknya hambatan itu selalu saja ada. Mau jadi orang benar itu susah, karena stigma negatif yang melekat ke kami, mau berbuat baik saja sudah dicap jelek duluan. Tapi saya dan rekan lainnya bertekad untuk menjadi lebih baik lagi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Geng Motor Punya Mata-mata

Polisi: Geng Motor Punya Mata-mata

News | Kamis, 27 November 2014 | 13:36 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×