Cegah Transaksi Sewa, Ahok Ingin Penghuni Rusun Punya ATM

Laban Laisila | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2015 | 13:06 WIB
Cegah Transaksi Sewa, Ahok Ingin Penghuni Rusun Punya ATM
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai bertemu dengan pihak PLN di Jakarta, Kamis (12/2/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menginginkan setiap unit Rusunawa Tambora dipasang Electronic Data Capture (EDC) atau mesin gesek ATM.

Ahok bahkan menegaskan penghuni rusunawa harus memilliki kartu ATM. Fungsinya, kata Ahok, bukan hanya untuk menarik atau melakukan transaksi non tunai saja, tetapi juga menjadi kartu anggota penghuni rusunawa.

Adapun kartu ATM yang diajaknya kerjasama yakni Bank DKI.

"Semua yang tinggal di sini punya ATM. Saya minta semua unit ada EDC-nya (Electronic Data Capture). Saya ingin rakyat yang nggak sanggup beli beras mahal wajib pakai EDC. Saya nggak mau jual 10 persen beras buat dia tapi 90 persen masuk ke gudang. Kalau pakai ATM si toko kelihatan jual ke siapa dan nanti dapat beras murah," kompleks Rusunawa Tmabora, Jalan Angke Jaya, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (24/2/2015).

Mantan Bupati Belitung timur itu bahkan mengaku tak akan main-main untuk memenjarakan orang yang mencoba menyewakan rumah susun yang baru diresmikan oleh pemerintah DKI.

 "Yang paling penting bagi penghuni saya nggak pernah main-main penjarakan siapapun yang sewa atau jual unit kami. Yang tinggal harus beralamat KTP sama dengan rusun, jika Dukcapil masih main saya masih punya ATM Bank DKI," tegas Ahok.

"Kalau sampai orang Bank DKI ada oknumnya keluarkan kartu kedua saya akan minta ke BI. Kalau memalsukan kartu anggota rusun di penjara paling seminggu. Saya tidak akan menggugat memalsukan kartu pengenal rusun karena terlalu ringan hukumannya, tapi memalsukan kartu ATM bank karena hukumnya 12 tahun," tambah Ahok.

Pemerintah DKI mengenakan tarif sewa Rusunawa Tambora sebesar Rp458 ribu per bulan, setelah membayar, para penghuni sudah dibebaskan dari pemeliharaan lift dan taman rusun. Harga tersebut, menurut Ahok, lantaran sudah disubsidi oleh pemerintah sebanyak 80 persen.

Ahok mengatakan, pihaknya tidak mengutip uang dalam bentuk apapun kecuali retribusi sebesar Rp15 ribu per hari. Uang itu nantinya akan digunakan sebagai biaya kebersihan dan perawatan bangunan.

"Kami hanya minta uang retribusi untuk keamanan, kebersihan dan perawatan kira-kira Rp15 ribu sehari. Kalau (masih merasa) mahal? Bapak-Ibu tahu berapa kami subsidi sampai 80 persen," tutup Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur DKI: Rusunawa untuk Warga yang Nasibnya Kurang Beruntung

Gubernur DKI: Rusunawa untuk Warga yang Nasibnya Kurang Beruntung

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2015 | 12:49 WIB

Ahok Tak Tahu Blok G Tanah Abang jadi Lokasi PSK

Ahok Tak Tahu Blok G Tanah Abang jadi Lokasi PSK

News | Selasa, 24 Februari 2015 | 04:00 WIB

Menaker: DKI Model Penanganan Ketenagakerjaan

Menaker: DKI Model Penanganan Ketenagakerjaan

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2015 | 05:13 WIB

Ahok: "E-Ticketing" TransJakarta Belum Sempurna

Ahok: "E-Ticketing" TransJakarta Belum Sempurna

News | Senin, 23 Februari 2015 | 10:34 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB