NTT Selatan dan Utara Rawan Gempa

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 28 Februari 2015 | 11:22 WIB
NTT Selatan dan Utara Rawan Gempa
Ilustrasi shutterstock

Suara.com - Wilayah Nusa Tenggara Timur terutama bagian selatan dan utara rawan terjadi gempa bumi. Jumat (27/2/2015) malam kemarin gempa mengguncang Flores Timur, NTT sebesar 7,1 skala ricter.

Sehingga masyarakat setempat diimbau waspada. Sebab gempa bumi tidak dapat diprediksi. Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Klas I Kupang Sudaryono mengatakan distribusi gempa yang terjadi di selatan Sumbawa dan sekitarnya merupakan akibat aktivitas di zona subduksi lempeng Indo-Australia yang menghunjam di bawah lempeng Eurasia.

Sedangkan di bagian utara adalah gempa dari aktivitas sesar aktif Flores. Sudaryono mengatakan hal itu terkait seringnya terjadi gempa bumi di wilayah kepulauan itu terutama di Pulau Flores, Nusa Tengggara Timur.

Menurut dia, lokasi gempa merupakan zona sesar aktif yang berada di sebelah utara Pulau Flores. Sesar tersebut mengalami perpanjangan hingga di sebelah timur laut Bali yang dikenal sebagai Flores back arc thrust (sesar naik belakang busur kepulauan Flores).

"Aktivitas dari sesar naik belakang busur kepulauan inilah yang menyebabkan gempa bumi juga banyak terjadi di utara kepulauan Sumbawa hingga Flores," jelasnya di Kupang, Sabtu (28/2/2015).

Dia mengatakan gempa bumi yang terjadi itu merupakan peristiwa pelepasan energi yang menyebabkan dislokasi (pergeseran) pada bagian lempengan dalam bumi secara tiba-tiba.

"Gempa bumi terjadi apabila tenaga yang tersimpan dalam bumi. Biasanya di dalam bentuk geseran lempengan yang tiba-tiba terlepas," katanya.

Selanjutnya ukuran besaran gempa bumi diukur dengan menggunakan Skala Richter atau logaritma (basis 10) dari amplitudo maksimum. Gempa bumi basanya dicirikan dari skala satu hingga skala sembilan berdasarkan skala Richter.

Gempa bumi juga dapat diukur dengan menggunakan ukuran Skala Mercalli. Getaran gempa bumi dari tidak terasa sama terasa kuat, satu satuan lagi yang sering digunakan oleh USGS adalah Magnitude.

Ini (gempa bumi) umumnya disebabkan antara lain proses tektonik akibat pergerakan kulit/lempeng bumi, aktivitas sesar di permukaan bumi, pergerakan geomorfologi secara lokal, contohnya terjadi runtuhan tanah, aktivitas gunung api dan ledakan nuklir.

"Seringkali jika terjadi gempa banyak bangunan ikut roboh karena pada saat terjadi gempa, energi getaran gempa dirambatkan ke seluruh bagian bumi. Di permukaan bumi, getaran tersebut menyebabkan kerusakan dan runtuhnya bangunan sehingga dapat menimbulkan korban jiwa," katanya.

Getaran gempa juga dapat memicu terjadinya tanah longsor, runtuhan batuan, kerusakan tanah lainnya yang merusak permukiman penduduk hingga menimbulkan tsunami. Tetapi yang terjadi di Flores Timur, Jumat, (27/2) malam tidak memicu terjadinya tanah longsor, runtuhan batuan, kerusakan tanah lainnya yang merusak permukiman penduduk hingga tidak menimbulkan tsunami. Karena tingkat kedalamannya hanya berkisar 500-572 km. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NTT Gempa 7,1 SR, Gubernur Pulang Cepat ke Kupang

NTT Gempa 7,1 SR, Gubernur Pulang Cepat ke Kupang

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 22:34 WIB

Gempa 7,1 SR, Gubernur NTT Minta BPBD Siaga

Gempa 7,1 SR, Gubernur NTT Minta BPBD Siaga

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 22:17 WIB

Gempa Flores 7,1 SR Guncang Bali Selama 2 Menit

Gempa Flores 7,1 SR Guncang Bali Selama 2 Menit

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 21:50 WIB

Gempat 5,1 SR Guncang Selat Sunda

Gempat 5,1 SR Guncang Selat Sunda

News | Selasa, 03 Februari 2015 | 07:42 WIB

Gempa Guncang Laut Banda dan Laut Maluku

Gempa Guncang Laut Banda dan Laut Maluku

News | Minggu, 25 Januari 2015 | 23:45 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×