Aktivis Antikorupsi: Kalau Mau Cari Aman, Tak Usah jadi Pemimpin

Arsito Hidayatullah | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2015 | 14:22 WIB
Aktivis Antikorupsi: Kalau Mau Cari Aman, Tak Usah jadi Pemimpin
KPK Sambangi Kejagung

Suara.com - Aksi pimpinan KPK yang melimpahkan kasus Komjen Budi Gunawan (BG) ke pihak Kejaksaan, membuat gerah para pegiat antikorupsi. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, bahkan dengan tegas meminta pimpinan yang tidak berniat untuk memberantas korupsi untuk segera mengundurkan diri.

"Tidak hanya masuk angin, pimpinan KPK sekarang juga nggak berani berperang dalam konteks mengambil risiko dalam perkara BG, dan terkesan mencari aman. Kalau (cuma) cari aman, jangan jadi pimpinan KPK," kata Boy, ketika dihubungi wartawan, Selasa (3/3/2015), di Jakarta.

Boy pun meminta kepada pimpinan KPK agar membatalkan pelimpahan perkara tersebut. Pasalnya, dirinya merasa tidak yakin dengan kinerja Kejaksaan, apalagi kalau direncanakan untuk dilimpahkan lagi kepada pihak kepolisian. Jika begitu, Boy pun memastikan bahwa kasus rekening gendut mantan ajudan Presiden Megawati tersebut akan tamat dan tidak dilanjutkan.

"Nah, apalagi mau dilimpahin ke kepolisian lagi. Saya rasa kasus BG ini bakal tutup buku, kalau nanti Kejaksaan melimpahkan kasus BG ke kepolisian. Soalnya kan Bareskrim pernah bilang kalau rekening BG itu wajar tanpa pengecualian. Jadi saya rasa, bakal tutup buku itu kasus kalau dilimpahkan ke kepolisian," jelasnya.

Tidak hanya MAKI, ICW juga sudah langsung menanggapi aksi pimpinan KPK kemarin. Mereka menilai KPK sudah menyerah dan sudah tidak berdaya di tangan kepolisian. Sementara itu, kalangan internal KPK juga memprotes keras keputusan pimpinan KPK tersebut. Mereka pun menyatakan rela mati demi pemberantasan korupsi, serta meminta pimpinannya untuk membatalkan pelimpahan perkara ke Kejaksaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Bantah Pelimpahan Kasus BG Jadi Alat Tawar Samad dan BW

Polri Bantah Pelimpahan Kasus BG Jadi Alat Tawar Samad dan BW

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 14:12 WIB

Pegawai KPK Tantang Ruki Dkk Jelaskan Strategi Berantas Korupsi

Pegawai KPK Tantang Ruki Dkk Jelaskan Strategi Berantas Korupsi

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 12:30 WIB

Didemo Pegawai KPK karena Limpahkan Kasus BG, Ruki Terharu

Didemo Pegawai KPK karena Limpahkan Kasus BG, Ruki Terharu

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 11:18 WIB

YLBHI: Kasus Korupsi Budi Gunawan Berpotensi Di-SP3

YLBHI: Kasus Korupsi Budi Gunawan Berpotensi Di-SP3

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 07:12 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB