Industri di Batam Jadi 'Korban' Pelemahan Rupiah

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 03 Maret 2015 | 23:00 WIB
Industri di Batam Jadi 'Korban' Pelemahan Rupiah
Suasana penukaran mata uang asing di sebuah money changer. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat ekonomi Suyono Saputro mengatakan kondisi rupiah yang terus melemah hingga menyentuh angka Rp13 ribu per dolar Amerika bisa menekan industri di Batam, Kepulauan Riau. Di sana kebutuhan impornya masih besar.

"Pelemahan rupiah memang positif untuk menggenjot ekspor dan menyempitkan defisit neraca perdagangan. Namun bila depresiasi rupiah dalam waktu yang lama bisa menyulitkan dunia usaha, maka dampaknya malah menekan pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri. Pelemahan rupiah menekan industri Batam," kata dosen Universitas Putera Batam itu di Batam, Selasa (3/3/2015).

Perusahaan yang membeli bahan baku menggunakan dolar AS, kata dia, tentu akan merasakan dampak pelemahan rupiah ini. Seba beban usaha meningkat.

"Perusahaan yang masih membutuhkan impor sebagai bahan bakunya akan mengalami perubahan margin biaya belanja perusahaan dalam struktur biaya," kata Suyono.

Meski begitu, untuk sejumlah pembelian bahan baku seperti gas oleh PT PLN Batam belum akan berpengaruh terhadap biaya belanja perseroan dengan catatan dampak pelemahan rupiah dalam jangka waktu pendek.

"Apalagi harga gas yang dibeli dalam dolar sudah dipatok pada rate tertentu dengan jangka waktu tertentu dengan penjual gas. Jadi tidak berpengaruh," kata dia.

Namun ia menyatakan yang harus diwaspadai adalah jika Indonesia mengindikasikan toleransi pelemahan dalam waktu yang lama.

"Jika toleransi terlalu lama akan mempengaruhi seluruh struktur ekonomi yang dimulai dengan kenaikan suku bunga acuan BI sebagai reaksi mengimbangi pelemahan rupiah," kata Suyono.

Hal tersebut, kata dia, akan berdampak pada pembiayaan sektor riil jadi melambat kemudian diikuti pelemahan konsumsi masyarakat. "Dampaknya juga merambat ke penurunan konsumen properti dan kelesuan sektor konstruksi. Bisa dibayangkan besarnya dampak dari pelemahan rupiah ini jika terjadi dalam waktu yang lama," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Menurun Tajam

Rupiah Menurun Tajam

Foto | Senin, 02 Maret 2015 | 19:45 WIB

Rupiah Terus Melemah, Wapres: Itu Tidak Masalah

Rupiah Terus Melemah, Wapres: Itu Tidak Masalah

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2015 | 16:26 WIB

Rupiah Melemah Terhadap Dolar

Rupiah Melemah Terhadap Dolar

Foto | Selasa, 24 Februari 2015 | 18:40 WIB

Rupiah Terus Melemah, Tembus Level Rp12.800 per Dolar

Rupiah Terus Melemah, Tembus Level Rp12.800 per Dolar

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 17:35 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Ini Tanggapan Jokowi

Rupiah Kembali Melemah, Ini Tanggapan Jokowi

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 14:15 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat Jadi Rp12.646

Rupiah Senin Sore Menguat Jadi Rp12.646

Bisnis | Senin, 02 Februari 2015 | 18:51 WIB

Tren Penguatan Dolar

Tren Penguatan Dolar

Foto | Senin, 02 Februari 2015 | 18:30 WIB

Ini Penyebab Harga Obat di Indonesia Mahal

Ini Penyebab Harga Obat di Indonesia Mahal

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2015 | 14:33 WIB

BI: Rupiah Melemah Momentum untuk Tingkatkan Ekspor

BI: Rupiah Melemah Momentum untuk Tingkatkan Ekspor

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 13:50 WIB

Indek Saham Turun, Rupiah Menguat

Indek Saham Turun, Rupiah Menguat

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2014 | 10:27 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×