Array

Rupiah Terus Melemah, Tembus Level Rp12.800 per Dolar

Esti Utami Suara.Com
Kamis, 12 Februari 2015 | 17:35 WIB
Rupiah Terus Melemah, Tembus Level Rp12.800 per Dolar
Ilustrasi perdagangan valuta asing. (suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (12/2/2015) sore, melemah sebesar 148 poin menjadi Rp12.870 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.722 per dolar.

"Rupiah anjlok menembus level Rp12.800 per dolar AS. Pergerakan rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen yang terjadi di luar negeri," ujar Analis pasar uang PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta.

Menurut dia, sepanjang belum adanya kejelasan terkait utang Yunani, pelaku pasar uang cenderung menempatkan asetnya dalam dolar. Kondisi itu yang membuat rupiah tertekan cukup dalam.

Kendati demikian, ia mengatakan adanya harapan positif tentang perekonomian Indonesia akan membuat mata uang rupiah berpeluang untuk kembali menguat menyusul proyeksi tingkat suku bunga acuan (BI rate) yang akan diturunkan.

"Ekspektasi pasar, Bank Indonesia akan memangkas BI rate menyusul proyeksi inflasi yang rendah, dipangkasnya BI rate akan membantu pertumbuhan ekonomi," katanya.

Sementara itu Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa imbal hasil surat utang Amerika Serikat masih kuat di level tingginya, di mana 'yield' untuk obligasi tenor 10 tahun meningkat ke atas 2 persen sehingga secara otomatis ikut mengerek kurs dolar AS terhadap mata uang utama dunia.

"Dolar AS terpantau menguat terhadap sebagian besar valuta utama dunia, termasuk terhadap mata uang euro, dolar Singapura dan rupiah," paparnya.

Ia menambahkan bahwa belum adanya kesepakatan mengenai "bailout" Yunani masih membayangi aset mata uang berisiko. Kesepakatan bailout Yunani tahap kedua akan berakhir pada tanggal 28 Februari 2015. Setelah tanggal itu, bila Yunani belum mendapatkan kesepakatan maka Yunani akan kesulitan untuk mendapatkan pembiayaan baru untuk menjalankan pemerintahan.

"Kreditur-kreditur Yunani khawatir bila tidak ada kesepakatan 'bailout', maka kemungkinan besar Yunani tidak bisa membayar utang-utangnya," katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis (12/2/2015) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.794 dibandingkan hari sebelumnya, Rabu (11/2/2015) di posisi Rp12.700 per dolar AS.

Sementara Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), menguat tipis sebesar 6,89 poin atau 0,13 persen dan ditutup di posisi 5.343,41. Sementara itu indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat sebesar 2,76 poin atau 0,30 persen ke posisi 928,92. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI