3.800 Pasang Pengantin dari Seluruh Dunia Nikah Massal di Korea

Ruben Setiawan

Rabu, 04 Maret 2015 | 18:19 WIB
3.800 Pasang Pengantin dari Seluruh Dunia Nikah Massal di Korea
Nikah massal di Gereja Unifikasi, Gapyeong, Korea Selatan, (3/3). (Reuters/Kim Hong-ji)

Suara.com - Ribuan pasang jemaat Gereja Unifikasi ambil bagian dalam ajang nikah massal yang digelar di Gapyeong, Korea Selatan, hari Selasa (3/3/2015) waktu setempat. Sedikitnya 3.800 pasang lelaki dan perempuan dari berbagai penjuru dunia meresmikan hubungan cinta mereka dalam pernikahan massal tersebut.

Acara nikah massal tersebut diadakan di kantor pusat Gereja Unifikasi yang terletak di Gapyeong, kota yang berada di sebelah timur Seoul. Dari 3.800 pasangan pengantin tersebut, beberapa diantaranya bahkan baru mengenal satu sama lain beberapa hari sebelumnya.

Ajang semacam ini bukanlah yang pertama digelar Gereja Unifikasi. Nikah massal ini adalah acara ketiga yang digelar sejak wafatnya Sun Myung Moon, sang pendiri Gereja Unifikasi. Kegiatan ini menjadi semacam acara rutin yang diadakan sejak Gereja Unifikasi didirikan oleh Moon pada tahun 1954.

Nikah massal pertama digelar pada awal tahun 1960-an. Awalnya, hanya ada beberapa puluh pasangan yang ikut serta. Lama kelamaan, jumlahnya membengkak. Pada tahun 1997, sedikitnya 30.000 pasangan mengucap sumpah setia di Washington, Amerika Serikat. Dua tahun kemudian, atau pada 1999, ada 21.000 pasangan yang dinikahkan di Olympic Stadium, Seoul.

Banyak di antara para pasangan yang memang dijodohkan oleh Moon. Moon juga kerap memasangkan mempelai pengantin dari latar belakang budaya dan bahasa berbeda.

Mayoritas pengantin yang ikut serta dalam nikah massal hari Selasa sebenarnya sudah menikah sebelum bergabung dengan Gereja Unifikasi. Mereka memperbarui ikatan kembali sebagai anggota penuh dari gereja tersebut.

Sekitar 800 pasangan yang menikah pada Selasa sudah terlebih dahulu ditunangkan dalam acara pertunangan yang dipimpin oleh janda Moon, Hak Ja Han. Salah satunya adalah Michael Schroder, seorang lelaki berusia 20 tahun asal London, Inggris. Ia mengaku, awalnya amat gugup ketika dipasangkan dengan calon istrinya, Atsumi Sato, seorang gadis 21 tahun asal Jepang.

"Namun, sekarang saya amat bahagia dan sangat bersemangat," kata Schroder.

Sementara itu, Sato, si calon istri, mengaku sulit untuk tidur lelap sebelum acara digelar.

"Jadi saya amat lelah, namun bahagia juga," ujar Sato.

Mereka yang dijodohkan oleh gereja harus masih berstatus perawan dan perjaka. Usai pernikahan, mereka juga dilarang melakukan hubungan intim layaknya suami istri selama 40 hari.

Moon, sang pendiri gereja, adalah sosok yang kontroversial. Oleh para pengkritiknya, Moon disebut sebagai penipu. Lelaki tersebut juga pernah masuk bui di Amerika Serikat lantaran terjerat kasus pengemplangan pajak.

Moon membangun ajaran Gereja Unifikasi berdasarkan Injil Kristiani, namun dengan interpretasi baru. Moon, yang meninggal dunia pada bulan September 2012 karena komplikasi penyakit pneumonia, mengklaim dirinya punya peran menyelesaikan misi Yesus Kristus mengembalikan "kemurnian" manusia. Gereja Unifikasi mengklaim, anggotanya di seluruh dunia mencapai tiga juta jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenag Gelar Nikah Massal Gratis, Peserta Terpilih Berkesempatan Dapat Modal Usaha

Kemenag Gelar Nikah Massal Gratis, Peserta Terpilih Berkesempatan Dapat Modal Usaha

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:07 WIB

Jangan Sampai Ketinggalan! Nikah Massal Gratis dari Kemenag, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Jangan Sampai Ketinggalan! Nikah Massal Gratis dari Kemenag, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

News | Minggu, 08 Juni 2025 | 12:33 WIB

Nonton Arak-arakan Pernikahan Massal, Pria Ini Malah Pilih Maling Setandan Pisang

Nonton Arak-arakan Pernikahan Massal, Pria Ini Malah Pilih Maling Setandan Pisang

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 09:49 WIB

Terkini

4 Shio yang Makin Beruntung Setelah 29 Agustus 2026, Rencana Lebih Mudah Terwujud

4 Shio yang Makin Beruntung Setelah 29 Agustus 2026, Rencana Lebih Mudah Terwujud

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:45 WIB

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×