Ini Kalimat Terakhir Eksekutor kepada Terpidana Hukuman Mati

Doddy Rosadi

Jum'at, 06 Maret 2015 | 11:29 WIB
Ini Kalimat Terakhir Eksekutor kepada Terpidana Hukuman Mati
Ilustrasi hukuman mati, [shutterstock]

Suara.com - “Menarik pelatuk sejata adalah hal yang mudah. Bagian tersulit adalah sentuhan kemanusian antara eksekutor dengan narapidana,” kata salah satu eksekutor hukuman mati di Indonesia kepada The Guardian.

Salah satu anggota Brigade Mobil itu sudah beberapa kali ditugaskan untuk menjadi eksekutor hukuman mati. Dia dibayar kurang dari 100 dolar Amerika atau sekitar Rp1,3 juta untuk menjalankan tugasnya itu.
Ada dua tim yang dipersiapkan sebelum eksekusi mati dilakukan. Tim pertama adalah yang mempersiapkan narapidana menuju tempat eksekusi dan tim kedua yang bertugas menembak.

“Beban mental paling berat adalah tim yang bertanggung jawab untuk membawa narapidana ke lokasi daripada tim yang menembak,”katanya yang menolak namanya disebutkan.

Kata dia, tim yang mempersiapkan narapidana menuju lokasi adalah orang terakhir yang menyentuh terpidana mati tersebut. Tim itu biasanya memasangkan tali atau menutup wajah terpidana sebelum eksekusi dilakukan.

“Kami melihat terpidana mati itu dari dekat, sejak mereka masih hidup dan berbicara hingga mereka meninggal. Kami tahu semuanya dengan lengkap,” ujarnya.

Setiap terpidana mati ditangani oleh lima anggota Brimob yang membawa dari sel ke lokasi eksekusi pada tengah malam. Kata dia, narapidana yang memutuskan apakah wajahnya ditutup atau tidak ketika eksekusi dilakukan.

“Kami biasanya tidak melakukan percakapan dengan para terpidana mati. Saya memperlakukan mereka seperti keluarga sendiri. Saya hanya mengatakan, maaf, saya hanya melakukan tugas,” ujarnya.

10 terpidana mati, termasuk dua warga negara Australia yang dijuluki Bali Nine yaitu Andrew Chan dan Myuran Sukumaran rencananya akan dieksekusi mati pada akhir pekan ini. (Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Eksekusi Mati, Saudara Terpidana Ingin Bicara Via Telepon

Jelang Eksekusi Mati, Saudara Terpidana Ingin Bicara Via Telepon

News | Jum'at, 06 Maret 2015 | 11:08 WIB

Nanti Siang, Jaksa Agung Umumkan Nasib Duo "Bali Nine"

Nanti Siang, Jaksa Agung Umumkan Nasib Duo "Bali Nine"

News | Jum'at, 06 Maret 2015 | 07:27 WIB

Eksekusi Duo "Bali Nine" Kemungkinan Besar Ditunda

Eksekusi Duo "Bali Nine" Kemungkinan Besar Ditunda

News | Jum'at, 06 Maret 2015 | 06:26 WIB

Dikeroyok, Napi Narkoba di Rutan Cipinang Tewas

Dikeroyok, Napi Narkoba di Rutan Cipinang Tewas

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 23:17 WIB

Terpidana Mati Raheem Agbaje Gugat Jokowi

Terpidana Mati Raheem Agbaje Gugat Jokowi

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 22:00 WIB

Terpidana Mati Raheem Salami Ternyata Bukan Nama Asli

Terpidana Mati Raheem Salami Ternyata Bukan Nama Asli

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 20:36 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×