Pelemahan KPK, Tim 9 Diberikan Mandat 'Keputusan Rakyat'

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 08 Maret 2015 | 14:51 WIB
Pelemahan KPK, Tim 9 Diberikan Mandat 'Keputusan Rakyat'
Aksi pemberian mandat dari Koalisi Masyarakat Sipil. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil se-Indonesia menggelar acara pemberian mandat kepada Tim independen atau Tim 9 di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Minggu (8/3/2015).

Sebanyak 360 organisasi meminta Tim 9 hentikan penghancuran kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelum pemberian mandat disampaikan kepada Tim 9, koalisi masyarakat sipil mengawali acara dengan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya'. Selang beberapa menit, acara dilanjutkan dengan teatrikal dari berbagai organisasi.

Kepala Bidang Pengembangan Sumberdaya Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Al Ghifari Aqsa mengatakan tim 9 perlu mendorong  penghentian upaya penghancuran KPK oleh para koruptor dan oligarki politik Indonesia.

"Mendorong dihentikannya kriminalisasi terhadap pimpinan KPK, penyidik dan staf KPK, media, aktivis anti korupsi serta masyarakat yang mendukung pemberantasan korupsi," ujar Al Ghifari menggunakan pengeras suara.

Ia juga meminta kepada presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Tim 9 agar tidak ada kriminalisasi kepada KPK agar agenda pemberantasan korupsi dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Hal ini bisa dimulai dengan membatalkan pelimpahan kasus Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung. Koalisi Masyarakat Sipil juga mendesak KPK melakukan upaya hukum peninjauan kembali ke Mahkamah Agung atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengabulkan praperadilan tersangka Budi Gunawan.

Sebelumnya, organisasi masyarakat sipil telah menyerukan 'Indonesia Gawat Korupsi'. Sebab pimpinan, staf, penyidik serta pimpinan KPK sudah dilemahkan. Menurut mereka saat ini KPK yang lebih pro kepasa pihak-pihak anti korupsi.

Atas dasar itu, koalisi memberikan mandat simbolis bernama Keputusan Rakyat (Kepra) kepada Tim 9. Mereka berharap selama satu bulan ke depan tim 9 bisa melakulan hal-hal yang berdasarkan fakta yang relevan.

Untuk diketahui Tim 9 ini beranggotakan para praktisi hukum, Jimly Asshiddiqie, Hikmahanto Juwana, Erry Riyana Hardjapamekas, Bambang Widodo Umar, dan Imam Budiwarman Prasodjo. Sementara tokoh dari Koalisi Masyarakat Sipil yang hadir yaitu Haris Azhar, Romo Franz Magnis Suseno, Romo Benny Susetyo, Sandriyati Moniaga, Anis Hidayah, Bahrain dan pulugan aktivis anti korupsi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur Sulbar Diteror SMS Terima Sogokan

Gubernur Sulbar Diteror SMS Terima Sogokan

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 01:01 WIB

Terkini

Kenapa Harga iPhone Tiba-Tiba Naik? Cek Harga Terbaru September 2026

Kenapa Harga iPhone Tiba-Tiba Naik? Cek Harga Terbaru September 2026

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:24 WIB

Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis

Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:23 WIB

Bunyi Hukum Pascal dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Bunyi Hukum Pascal dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:22 WIB

Bapak Paling Jujur, Film Satir Politik yang Menyentil Budaya Suka Bohong

Bapak Paling Jujur, Film Satir Politik yang Menyentil Budaya Suka Bohong

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 13:16 WIB

Cara Ganti Background Zoom dan Efek Blur dengan Mudah

Cara Ganti Background Zoom dan Efek Blur dengan Mudah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 13:15 WIB

Analis Asing: Karhutla Indonesia 34 Persen Lebih Parah dari 2019, 12 Juta Orang Terdampak

Analis Asing: Karhutla Indonesia 34 Persen Lebih Parah dari 2019, 12 Juta Orang Terdampak

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:13 WIB

5.167 Keluarga Penerima Bansos di Palu Terindikasi Judi Online

5.167 Keluarga Penerima Bansos di Palu Terindikasi Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 13:12 WIB

Tall Poppy Syndrome: Ketika Orang Berhasil Justru Dicari Kekurangannya

Tall Poppy Syndrome: Ketika Orang Berhasil Justru Dicari Kekurangannya

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 13:10 WIB

9 Rekomendasi Day Cream Pemudar Bekas Jerawat dan Noda Hitam

9 Rekomendasi Day Cream Pemudar Bekas Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 13:10 WIB

Label Expired untuk Perempuan: Mengapa Bertambah Usia Dianggap Kerugian?

Label Expired untuk Perempuan: Mengapa Bertambah Usia Dianggap Kerugian?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 13:10 WIB

×