Aksi Nekat Hadang Pemotor Lawan Arah di Jakarta

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 08 Maret 2015 | 15:50 WIB
Aksi Nekat Hadang Pemotor Lawan Arah di Jakarta
Aksi Kukuh lawan motor melawan arah. (youtube)

Suara.com - Pernah menegur pemotor yang berjalan melawan arah di kawasan Ibukota Jakarta? Bukan cuma menegur, tapi pernahkah Anda melawan dan ngotot menyuruh si pemotor urungkan niat tidak melawan arah?

Seorang lelaki bernama Kukuh Adi Danisworo merekam aksinya melarang beberapa pemotor yang melawan arah di kawasan Jakarta. Video itu diunggah di Youtube 2 Maret lalu atas nama ID komtung tv. Video berdurasi 15.05 menit itu berjudul "Minta Digampar (season 2)-eps Motor Lawan Arah".

@Kukuh - akun Twitter Kukuh -  berawal dengan aksi berjalan mundur di Bundaran HI. Mengenakan kaos merah jambu, Kukuh bertanya alasan dia berjalan mundur.

"Ada yang aneh nggak? Mungkin kelihatannya aneh gue jalan ngelawan arah. Udah gitu di HI lagi. Norak dilihatin orang. Ada juga yang berdiri di sini. Anyway gue jalan melawan arah, karena apa? Karena episode hari ini berhubungan dengan itu," kata dia sambil menunjuk.

Aksinya pun dimulai. Mengenakan kaos putih berlengan warna merah, Kukuh memberhentikan pengendara motor matic. "Mas nggak punya SIM yah?" tanya Kukuh sambil menghalangi jalan dengan tangan dimasukkan ke saku.

"Tahu nggak sih kalau nggak boleh jalan di trotoar begini?" tanya Kukuh lagi.

Si pemotor yang mengenakan jaket merah jambu gelap itu beralasan melawan arah dan jalan di trotoar karena ingin ke toko jasa fotocopy. Si pemotor meminta maaf, dan ingin melanjutkan perjalanannya dengan malawan arah.

"Sorry aja gitu? Ngambil hak orang jalan gitu," kata Kukuh. Akhirnya si pemotor mengalah dan berjanji tidak lewat trotoar dan melawan arah jalan.

Aksi kedua, Kukuh kembali memberhentikan pemotor laki-laki. Tidak lama debat, lelaki yang diberhentikan Kukuh lebih memilih menuntun motornya agar bisa melanjutkan berjalan dengan melawan arah.

Pemotor terakhir yang ditegur Kukuh melawan. "Melawan arah, lewat trotoar, orang jalan di mana?" kata Kukuh. "Hah?" balas pemotor.

Si pemotor beralasan sudah hal yang biasa motor berjalan di trotoar. "Udah biasa, terus lu ikut-ikutan beg* gitu? Bagaimana Indonesia nggak beg*?  Orang-orangnya begini semua," ngotot Kukuh.

Namun si pemotor berhelm hitam itu, terus ingin lewat. Adu mulut terus berlanjut, sampai keluar kata-kata kasar.

Tak lama lelaki berkacamata dan berbadan tegap membela pemotor yang melawan arah. "Udah-udah mas, barin dia lewat," kata lalaki itu sembari meninggalkan jalan. Kukuh pun diam.

"Proses pengambilan gambar harus dihentikan karena preman kampung di sekitar lokasi sudah mulai keluar," begitu kutipan dalam video karena penghadangan Kukuh berakhir.

Sampai Minggu, (8/3/2015) sore, video itu sudah ditonton 81,657 kali. Banyak yang komentar mendukung Kukuh melanjutkan aksi serupa. Sementara di Facebook, dia mendapatkan ribuan 'like'. Bahkan video aksinya itu sudah disebar sebanyak  lebih dari 4 ribu kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Juli, Ferrari 488 GTB Masuk Indonesia

Juli, Ferrari 488 GTB Masuk Indonesia

Otomotif | Sabtu, 07 Maret 2015 | 18:49 WIB

Rupa-rupa Cara Cegah Begal, dari Bawa Pompa sampai Nebeng

Rupa-rupa Cara Cegah Begal, dari Bawa Pompa sampai Nebeng

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 18:57 WIB

Mengenal Pasukan Khusus Antibegal dari Jakarta Barat

Mengenal Pasukan Khusus Antibegal dari Jakarta Barat

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 17:24 WIB

Rupa-rupa Cara Cegah Begal: Konvoi, Ngebut sampai Sambil Doa

Rupa-rupa Cara Cegah Begal: Konvoi, Ngebut sampai Sambil Doa

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 16:42 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:52 WIB

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:48 WIB

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:45 WIB

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita

Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:38 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi

Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:36 WIB

Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris

Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:35 WIB

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:24 WIB

Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit

Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:23 WIB

×