Sambangi Orang Rimba, Mensos Santuni Puluhan Juta

Ardi Mandiri

Sabtu, 14 Maret 2015 | 08:15 WIB
Sambangi Orang Rimba, Mensos Santuni Puluhan Juta
Mensos Khofifah memakaikan kaos kepada bocah Suku Anak Dalam di Jambi, (13/3). (Antara/Fanny Octavianus)

Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, memberikan santuan Rp55 juta untuk keluarga ahli waris sebelas Orang Rimba di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) yang meninggal secara beruntun akibat kelaparan.

Mensos juga memberikan bantuan untuk keperluan Orang Rimba sehari-hari, di antaranya baju kaos sebanyak 180 lembar, rokok bermacam merek sebanyak 15 selop, kopi, teh, gula pasir dan garam serta senter 166 buah.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Mensos saat kunjungannya ke pemukiman Orang Rimba di Bukit Duabelas Kabupaten Sarolangun- Batanghari, Jambi, Jumat (13/3/2015)  kemarin.

Sebelum memberikan bantuan, Khofifah Indar Parawansa juga berdiskusi dan mendengarkan permasalahan-permasalaham yang dihadapi Orang Rimba yang menyebabkan mereka krisis pangan.

Dalam diskusi dengan beberapa temenggung diketahui bahwa mereka membutuhkan lahan untuk kebutuhan makan anak cucu mereka. Lahan yang mereka inginkan yakni lahan PT Wahana Perintis seluas 114 hektar yang mereka klaim dulunya adalah tanah nenek moyang mereka sebelum perusahaan berdiri.

Menanggapi itu, Mensos berjanji akan mengupayakan permintaan Orang Rimba tersebut. Khofifah mengaku sudah menelpon Menteri Kehutanan dan sudah mendapat jaminan bahwa lahan itu bisa diserahkan untuk Orang Rimba.

"Pertama saya mengucapkan belangsungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Orang Rimba di kelompok bapak-bapak. Dan soal 114 hektar lahan untuk Orang Rimba itu saya sudah telpon Menteri Kehutanan, saya sudah dapat jaminan dari Menteri Kehutanan bahwa itu bisa diserahkan untuk Orang Rimba," kata Khofifah.

Jika nanti lahan itu sudah diterima, Khofifah meminta agar Orang Rimba mengolah lahan itu untuk bercocok tanam, tujuannya agar mereka bisa mendapatkan makanan layak dan tidak lagi mengalami krisis pangan yang menyebabkan belasan orang mennggal dan sakit.

Pihak pemerintah Provinsi dan Kementerian Sosial berencana membangun rumah untuk Orang Rimba, namun pemberian rumah ditolak mentah-mentah oleh seluruh orang rimba. Pasalnya tradisi 'melangun' (berpindah) saat ada kerabat mereka meninggal sudah sangat melekat.

Menurut Khofifah, dirinya tidak akan memaksakan program tertentu, seperti perumahan bagi Orang Rimba. Sebab dirinya sangat menghargai kekuatan budaya yang dimiliki Orang Rimba.

Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar, juga memberikan bantuan berupa beras sebanyak 2,5 ton dan mie instan sebanyak 40 bungkus. Sehari sebelumnya Kapolda Jambi dan Danrem 042/ Garuda Putih juga memberikan bantuan beras dan kebutuhan Orang Rimba sehari-hari.

Sebelumnya, sebelas Orang Rimba dalam tiga kelompok yang di pimpin temenggung Marituha, Nyenong dan Ngamal, meninggal secara beruntun karena kelaparan. Kasus ini ternyata menyedot banyak perhatian berbagai pihak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos Gendong Bayi Orang Rimba Berumur Tiga Hari

Mensos Gendong Bayi Orang Rimba Berumur Tiga Hari

News | Sabtu, 14 Maret 2015 | 02:54 WIB

Mensos: Penutupan Dolly Gagal, PSK Mangkal di Daerah Lain

Mensos: Penutupan Dolly Gagal, PSK Mangkal di Daerah Lain

News | Minggu, 11 Januari 2015 | 04:14 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×