Mendagri Tak Ikut Campur Polemik, Perda APBD DKI Ditunggu Senin

Siswanto

Jum'at, 20 Maret 2015 | 14:37 WIB
Mendagri Tak Ikut Campur Polemik, Perda APBD DKI Ditunggu Senin
Mendagri Tjahjo Kumolo. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menunggu pengesahan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta Tahun Anggaran 2015 sampai Senin (23/3/2015).

"Saya mendengar evaluasi APBD sudah berjalan dengan baik, kami tinggal menunggu Perda-nya saja. Kami mengapresiasi karena pada akhirnya tidak ada penyanderaan anggaran DKI Jakarta. Kami tunggu sampai Senin," katanya di Jakarta, Jumat (20/3/2015).

Terkait proses hukum dan politik yang dilancarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Tjahjo mengatakan bahwa pemerintah pusat tidak akan campur tangan.

"Kami tidak mau ikut campur, itu hak politik DPRD dan Pak Ahok. Tinggal menunggu proses hukum dan politik itu," tambahnya.

Kementerian Dalam Negeri sudah mengevaluasi draf Rancangan Perda tentang APBD dan menyerahkan hasilnya kepada Gubernur Ahok pekan lalu.

Hasil evaluasi tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 903-681 Tahun 2014 tentang Evaluasi Rancangan Perda tentang APBD DKI Jakarta 2015 dan Rancangan Pergub Penjabaran APBD DKI Jakarta 2015 tertanggal 11 Maret 2015.

Menurut hasil evaluasi tersebut, Menteri Dalam Negeri menemukan anggaran belanja pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tidak wajar dan tidak rasional karena memakan hampir seperempat dari total belanja daerah, yakni mencapai Rp19,02 triliun dari keseluruhan anggaran Rp67,5 triliun.

"Dan itu masih lebih besar dibandingkan dengan belanja untuk penanganan banjir di Ibu Kota yang hanya Rp5,3 triliun," tambahnya.

Menteri Dalam Negeri juga memberikan catatan pada anggaran belanja di sektor pendidikan yang persentasenya justru menurun dari tahun lalu.

Anggaran belanja pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tercatat Rp14,5 triliun atau setara dengan 21,62 persen dari total anggaran 2015, turun dari anggaran pendidikan tahun 2014 yang mencapai 25,31 persen.

Menteri Dalam Negeri masih menunggu koreksi Rancangan Perda tentang APBD dan Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Penjabaran APBD DKI Jakarta tersebut selambat-lambatnya dalam tujuh hari.

Hingga Kamis (19/3/2015), Pemerintah Provinsi dan DPRD DKI Jakarta masih menggelar rapat pembahasan hasil evaluasi APBD tersebut.

Kementerian Dalam Negeri memberi waktu hingga hari ini kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyelesaikan pembahasan APBD 2015 bersama dengan DPRD DKI. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPRD Setuju Gunakan APBD 2014, Taufik: Hanya Nasdem yang Membelot

DPRD Setuju Gunakan APBD 2014, Taufik: Hanya Nasdem yang Membelot

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 14:35 WIB

KPAI Minta Mendagri Usut Kata-kata Kotor Ahok di TV

KPAI Minta Mendagri Usut Kata-kata Kotor Ahok di TV

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 14:16 WIB

Sore Ini, Hasil Input APBD E-Budgeting Diserahkan ke DPRD

Sore Ini, Hasil Input APBD E-Budgeting Diserahkan ke DPRD

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:37 WIB

Dekat Dengan Ahok, M. Taufik Sebut Ketua Fraksi Nasdem Berbahaya

Dekat Dengan Ahok, M. Taufik Sebut Ketua Fraksi Nasdem Berbahaya

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 13:11 WIB

Kalau DPRD Tak Setujui APBD 2015, Ahok Lapor Jokowi

Kalau DPRD Tak Setujui APBD 2015, Ahok Lapor Jokowi

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 11:50 WIB

Terkini

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen

Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Buka Workshop Jurnalistik, Yorrys Raweyai Tekankan Pentingnya Pemberitaan Isu Daerah

Buka Workshop Jurnalistik, Yorrys Raweyai Tekankan Pentingnya Pemberitaan Isu Daerah

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta

Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Politisi Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada Kalahkan Petahana

Politisi Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada Kalahkan Petahana

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar

Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:54 WIB

BCA Raup Laba Bersih Rp45,2 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 4,2 Persen

BCA Raup Laba Bersih Rp45,2 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 4,2 Persen

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal

Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!

Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:36 WIB

×