Polisi Tangkap Satu Lagi Donatur ISIS Indonesia

Laban Laisila | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2015 | 14:59 WIB
Polisi Tangkap Satu Lagi Donatur ISIS Indonesia
Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengawal petugas yang membawa barang bukti dari rumah Tuah Febriwansyah yang diduga terlibat dalam jaringan ISIS di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (22/3). (Antara)

Suara.com - Satgas gabungan anti teror dari Datasemen Khusus 88 Anti Teror Polri, BNPT dan Polda Metro Jaya kembali menangkap satu orang bernama Junaidi yang di duga terlibat kegiatan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kemarin di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (25/3/2015).

Sebelumnya di hari yang sama tim gabungan juga menangkap dua orang bernama Helmi Alamudi (51)‎ dan Abdul Hakim Munabari (46)‎ terkait ISIS. Jadi total yang ditangkap sebanyak tiga  orang.

‎"Tim gabungan telah berhasil menangkap 3 orang di Malang terkait kelompok ISIS. Mereka berinisial AH, AM dan AJ (junaidi)," kata Kombes Pol Rikwanto Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri di kantornya, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

‎Rikwanto menjelaskan, Junaidi adalah penyandang dan yang memfasilitasi sejumlah orang berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Dia juga yang memberangkatkan Abu Jandal, salah satu pimpinan ISIS asal Indonesia di Suriah yang sempat mengancam Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Banser NU beberapa waktu lalu melalui video di Youtube.

"Yang terakhir ini (Junaidi) bertanggung jawab mengantarkan Abu Jandal ke Suriah, Abu Jandal sendiri masih di sana," ungkapnya.

Kini tim tengah mengembangkan kasus ini untuk menangkap sejumlah orang yang terlibat dalam kegiatan kelompok ISIS tersebut.

"Sekarang dalam pengembangan, ada tersangka lain yang masih dicari tim," kata Rikwanto.

Dari informasi yang diperolehSuara.com dari kepolisian, Helmi Alamudi (51) tinggal di Jalan Soputan 2 RT 01 RW 01 Kelurahan Karang Besuki, kecamatan Sukun, Malang. ‎Helmi diduga penyandang dana, yang memberangkatkan sejumlah anggota kelompok ekstrim Jawa Timur ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Sedangkan Abdul Hakim adalah wiraswasta yang bertempat tinggal di ‎Jalan Ade Irma Suryani 3A No 306 Rt 007 Rw 11 Kasin, Kec. Klojen, Kota Malang.

Dia ditangkap tadi pagi pukul 10.00 WIB di depan toko Madu  samping SD Al Irsyad Al islamiyah Jalan Arif Margono No 11 Kec. Klojen, Kota Malang. Dia adalah anggota ISIS yang baru saja kembali dari Suriah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paus Fransiskus Temui Dua Keluarga Korban Pemenggalan ISIS

Paus Fransiskus Temui Dua Keluarga Korban Pemenggalan ISIS

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 14:46 WIB

Waspada ISIS, Imigrasi Bali Ekstra Hati-hati Terbitkan Paspor

Waspada ISIS, Imigrasi Bali Ekstra Hati-hati Terbitkan Paspor

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 10:30 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB